Gedung Sekolah di Subang Butuh 465 Ruang Kelas Baru

BUTUH PERBAIKAN: Sekolah Dasar di Blanakan menjadi langganan banjir hingga merusak bangunan. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Kondisi pendidikan di Kabupaten Subang memprihatinkan, karena masih banyak Ruang Kelas Baru (RKB) yang rusak bahkan kekurangan. Ditambah bangunan sekolah yang rusak dan infrastruktur yang tidak memadai, butuh uluran tangan dari pemerintah pusat dan daerah, agar kualitas pendidikan di Kabupaten Subang lebih baik.

Warga Ciasem Rukyat (43) mengatakan, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sangat bagus digelar, namun pemerintah juga harus memperhatikan kondisi pendidikan di berbagai pelosok. Para siswa harus belajar di ruangan kelas yang rusak, hingga hampir ambrol. Seperti contohnya di SDN Bungurjaya Kecamatan Ciasem, yang sejak tahun 1992 tidak pernah mendapatkan perhatian. “Anak saya sekolah di sana dan sering mengeluhkan hal tersebut,” katanya.

BACA JUGA:  50 Sekolah di Lima Kecamatan Rawan Kebanjiran

Warga Sukamelang Rina S (32) mengatakan, bukan hanya di daerah pelosok saja kurang baiknya, sarana gedung sekolah di lingkungan perkotaan Subang juga ada. Seperti di SDN Sukarahayu Perumnas, sekolahnya selalu banjir karena adanya saluran air yang tertutup. Hal tersebut menyebabkan genangan air. Bukan hanya itu saja, bangunannya juga harus diperbaiki. “Keponakan saya bersekolah di sana. Setiap hujan dan banjir, tidak mau berangkat sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu Plt Kadisdikbud Kabupaten Subang Drs H. E. Kusdinar saat di hubungi Pasundan Ekspres mengatakan, Hardinkas harus dimaknai dan dipahami betul tentang artinya pendidikan di Indonesia. Khususnya di Kabupaten Subang masih banyak yang harus dibenahi dan diperbaiki. Mulai dari sarana dan prasarananya termasuk juga SDM nya. Hal tersebut harus dilakukan segera. “Hardiknas ini juga harus ada perbaikan, bukan hanya sarana dan prasarananya termasuk SDM nya juga,” terangnya.

BACA JUGA:  Korban Kebijakan, Pedagang Pasar Mengadu ke PSI

Kusdinar memaparkan, tidak bisa dipungkiri bangunan sekolah di Kabupaten Subang ada 6.500 ruangan kelas. Itu total dari Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. “Dari data tersebut, dibutuhkan perbaikan 350 untuk RKB SD dan 115 untuk RKB SMP,” paparnya.