Lagi, TKW asal Subang Meninggal di Taiwan

BERDUKA: Susana di rumah duka saat Jenazah almarhumah Lilis TKW asal Cibeunying Dawuan Kidul tiba. INDRAWAN/ PASUNDAN EKSPRES

Lilis yang Keempat di Tahun 2019

SUBANG-Warga Cibeunying Desa Dawuan Kidul Kecamatan Dawuan geger pada malam Jumat kliwon kemarin (4/4). Kegegeran tersebut, setelah dipulangkannya jenazah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Subang, yang meninggal di Taichung Taiwan. TKW tersebut atas nama Lilis Susilawati (32), tiba pukul 20.30 WIB di rumah duka.

Jenazah dipulangkan pada keluarga oleh Disnakertrans Kabupaten Subang, yang diwakili Kasie Penempatan Tenagakerja H. Indra Suparman. Kedatangan jenazah sontak disambut isak tangis keluarga dan para tetangga.

Saat dikonfirmasi H. Indra yang didampingi perwakilan BPN2TKI, menyatakan, pemulangan jenazah TKW asal Subang dari Taiwan dalam keadaan lancar.

“Walau proses cukup lumayan lama, untuk mengurusi dokumen-dokumen, akan tetapi prosesnya alhamdulillah lancer. Jenazah sudah saya serahkan kepada pihak Keluarga, tanpa hambatan apapun. Jenazah diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang Asep Hadian, yang secara langsung adalah sodaranya Almarhum,” jelasnya.

H. Indra Suparman menjelaskan informasi yang diterimanya, saat pertama kali mengetahui ada TKW asal Subang meninggal. Dari informasi tersebut H. Indra Suparman mencari tahu bagaimana kronologis meninggalnya Lilis di Taiwan.

Menurutnya, sebelum meninggal, Lilis yang saat itu sedang makan malam bersama rekannya di mess, mendadak tiba-tiba pingsan dan sempat di bawa ke RS Umum Veterans Taichung Kota Nantou, namun nyawanya tak tertolong. Lilis dinyatakan meninggal dunia.

“Lilis meninggal pada 21 Maret lalu, tapi jenazahnya baru dipulangkan Kamis (4/4) malam, belum diketahui secara pasti penyebab kematian Lilis. Masih diselidiki pihak pemerintah setempat. Termasuk agensi yang memberangkatkan Lilis, karena dugaan kuat ilegal,” tambah Indra.

Indra juga menjelaskan, hasil outopsi dari pihak Kepolisian Taichung, menurut Indra, mereka menyampaikan hasilnya adalah, ada bekas suntikan yang berwarna hitam di bagian paha dan lengan. Namun pihaknya belum bisa menjelaskan apa penyebab kematian Almarhumah.

BACA JUGA:  Dua TKI Dijual ke Irak, Jadi Korban Penjualan Orang

Meninggalnya Lilis, menambah daftar panjang kasus TKI asal Subang yang meninggal dunia di Luar negeri. Catatan Pihak Disnakertrans Subang, pada 2019 ini sudah ada enam TKI yang meninggal dunia.

“Ini jenazah yang keempat di tahun 2019. Dari tahun 2018, sudah ada 46 TKI yang meninggal dunia. 98 persen berstatus TKI ilegal,” tandasnya.

Almarhumah Lilis dimakamkan di TPU Cibeunying Dawuan Kidul pada Jumat pagi (5/4), tidak banyak yang disampaikan oleh pihak keluarga pada Pasundan Ekspres.

Mewakili keluarga, Asep Hadian mengungkapan rasa terima kasihnya kapada semua Pihak dari Disnakertrans Kabupaten Subang, BPN2TKI yang telah membantu kelancaran dipulangankannya Almarhum.

“Saya sangat berterimakasih kepada Pihak Disnakertrans dan BNP2TKI, yang telah banyak membantu untuk kepulangan Almarhum. Saya meminta doa dan keridhoan Nya kepada semua pihak untuk mendoakan Almarhum. Semoga di lapangkan di alam kuburnya dan di terima iman dan Islam Nya,” pungkasnya.(idr/vry)

Catatan TKI asal Kabupaten Subang

Tahun          Meninggal            Deportasi
2017                  12                        50
2018                  24                      150
2019                    4                        20

Nama TKI yang Meninggal di Tahun 2019

1. Hidayat
Warga Tambakdahan
Meninggal di Kuala Lumpur di Bulan Januari.

2. Aminah atau Menah
Warga Desa Mulyasari Kecamatan Binong
Meninggal diduga bunuh diri dari lantai 12 di sebuah Mall Penang Malaysia.

BACA JUGA:  Pemkab Optimis Turunkan Angka Pengangguran hingga 2 Persen

3. Asih
warga Desa Lengkong Kecamatan Cipeundeuy
Meninggal di Malaysia karena sakit yang dideritanya.

4. Lilis Susilawati
Warga Cibeunying Desa Dawuan Kidul Kecamatan Dawuan
Ditemukan ada bekas suntikan yang berwarna hitam di bagian paha dan lengan.