Masyarakat Antusias Memilih, Lansia Penderita Sakit Tetap Berusaha Mencoblos

TETAP MEMILIH: Siti Wasinah (52) warga Gembor, Kecamatan Pagaden menderita sakit komplikasi dibantu petugas dan panitia tetap datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya, Rabu (5/12). YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pelaksanaan Pilkades serentak di 165 desa, Rabu (5/12) berlangsung tertib dan lancar. Antusiasme masyarakat untuk memberikan hak suaranya pun antusias.
Plt Bupati Subang Ating Rusnatim bersama Kapolres AKBP Muhammad Joni serta Forkopinda Pemkab Subang meninjau langsung pelaksanaan demokrasi di tingkat desa ke beberapa kecamatan.

Kapolres Subang AKBP Muhamad Joni SIK mengatakan, pihaknya bersama yang lainnya melakukan monitoring dan pengecekan ke TPS. “Kita terus lakukan pengecekan agar berjalan kondusif,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Plt Bupati Subang Ating Rusnatim saat memantau jalannya pilkades. Ia mengimbau masyarakat memberikan hak pilihnya dan berpesan kepada para calon kepala desa agar mengikuti kompetisi pemilihan kades secara sportif.
“Kami berharap pilkades berjalan lancer, aman, tertib dan bagi para calon harus siap kalah dan siap menang. Dalam kompetisi itu hal biasa,” ujar Ating.

Beragam cara dilakukan panitia pilkades untuk menarik masyarakat aktif menyalurkan hak pilihnya. Melayani manula hingga menyulap TPS bernuansa pernikahan.
Di Pilkades Gembor, Kecamatan Pagaden Barat ada warga penderita penyakit komplikasi digendong ke TPS oleh Polwan dan panitia pilkades untuk menyalurkan hak pilihnya.
Siti Wasinah (52) warga RT11/RW 04 Dusun Gembor II Kecamatan Pagaden menderita sakit komplikasi namun tetap berusaha datang ke TPS.

Sedangkan panitia pilkades Cidadap Kecamatan Pagaden Barat menyulap panggung dan TPS dengan desain pengantin. Agar menarik minat pemilih.

Asda 1 Setda Subang Bambang Suhendar mengatakan antusias warga yang menyalurkan hak pilihnya sangat baik, terlihat dari warga yang mendatangi TPS. “Saya dapat informasi antusias masyarakat tinggi, alhamdulillah semoga lancar,” ujarnya.

Ketua panitia Pilkades Cidadap H Deden Hendriana mengatakan, pihaknya menyulap pangung dan TPS berdesain pernikahan dengan ornamen – ornamen khas pengantin. “Ini inisiatif kita tentunya buat mengundang antusias para pemilih,” katanya.
Jalan Kaki
Sementara warga Desa Mekarjaya Kecamatan Compreng banyak yang memilih jalan kaki bersama-sama menuju TPS untuk memberikan hak pilihnya. Rusja, Warga Dusun Sukaresmi RT04/RW020 mengatakan bahwa ada sekitar 1.000 orang yang berjalan bersama menuju TPS yang jaraknya berkisar 2-3 KM.

BACA JUGA:  Dua Cakades Saling Berkunjung

“Kita jalan bersama-sama waga RT 1-4 ke sini, kita sebagai warga negara ingin melaksanakan kewajiban memilih,” jelas Rusja.

Ia mengaku berjalan kali sejauh itu bukan merupakan masalah. Esensinya menurut Rusja adalah semangat warga yang ingin memilih pemimpin baik di desanya.
“Yang pakai motor ada, yang naik mobil ada, kita juga tidak masalah dengan jalan kaki. ini kesadaran kita dan semangat kita demi memilih kepala desa bagi Mekarjaya,” jelasnya.

Sementara itu warga lain Wasma juga mengatakan bahwa ia begitu semangat untuk datang ke TPS demi pembangunan di Desa Mekarjaya. “Ini pesta demokrasi, sebagai warga negara kita wajib gunakan hak pilihnya, saya bareng dengan warga lain juga jalan tapi semangatnya sama untuk Desa Mekarjaya,” imbuhnya.
Pantauan Pasundan Ekspres pemilih di Desa Melarjaya didominasi oleh warga umur kepala empat ke atas. Meski begitu semangat untuk memberikan hak pilih juga terbilang tinggi meski harus antre. (ygi/ygo/man)

YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES
TETAP MEMILIH: Siti Wasinah (52) warga Gembor, Kecamatan Pagaden menderita sakit komplikasi dibantu petugas dan panitia tetap datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya, Rabu (5/12).