Mengenal Budidaya Tanaman Bunga Tapak Dara

WARNA INDAH: Dian Handayani dan tanaman bunga tapak dara hasil budidayanya.INDRAWAN/PASUNDAN EKSPRES

Budidaya tanaman vinca atau dikenal juga dengan nama bunga tapak dara sudah lama ditekuni oleh Dian Handayani. Tanaman yang menghasilkan bunga dengan warna-warna menyegarkan mata ini banyak diminati oleh pencinta tanaman hias.

LAPORAN: INDRAWAN, Subang

“Diminati oleh banyak ibu-ibu pegawai Pemda, seorang sekali beli biasanya sampai delapan pot,” ujar Dian saat ditemui Pasundan Ekspres, kemarin (15/12).

Menurut Dian, perawatannya yang mudah dan warna-warnanya yang cantik, juga harganya yang murah adalah beberapa faktor yang menyebabkan tanaman vinca ini banyak diminati.
“Satu pot harganya murah hanya 25.000, bunganya cantik-cantik, perawatannya mudah. Asal kena sinar matahari dan siram rutin setiap pagi,” tambahnya.

Dian mendapatkan bibit tanaman vinca dari salah satu toko online, kemudian dia olah dan tanam sendiri sampai berbunga. Menurutnya kesulitan yang dia dapati hanya pada pengolahan tanah saja, selebihnya dia tidak mendapati kesulitan apapun. Semua pekerjaannya dia kerjakan sendiri di halaman rumahnya. Mulai dari penanaman, sampai pemasaran.

“Semua sendiri, awalnya hanya teman-teman dekat saja yang beli. Teman SMA, SMP, sambil reuni dagang bunga. Lalu lama-lama dari mulut ke mulut sampai sekarang alhamdulilah,” ujarnya.

Usaha yang sudah dirintisnya dari tahun lalu ini, sampai sekarang masih bersifat rumahan. Dian tidak membuka toko bunga khusus, dia masih menjual bunga-bunga tapak daranya di rumahnya Jalan M Dedeng Sukanta No 36 RT16/06.

Menurutnya, bunga tapak dara ini yang dapat hidup pada cuaca panas seperti di Subang. Ukuran tumbuhan ini mulai dari 8 sampai 18 inci tingginya dan menyebar mulai 1-2 kaki.

Sinar matahari penuh sangat cocok sebagai perkembangan tanaman yang satu ini dan bisa dibilang kondisi terbaik. Meskipun beberapa kondisi ataupun lingkungan yang teduh seperti sore hari pun baik-baik saja. Masa mekar bunga pada tanaman ini adalah awal musim panas pertama sampai pada masa embun beku.

Sedikit tambahan, dedaunan dari tanaman tapak dara ini umumnya berwarna hijau tua dan kasar. Tanaman tapak dara memiliki bunga tunggal dengan lima kelopak yang saling bersambung dan kena antar bunga atau disebut juga tumpang tindih.(*/man)