Pasca Pemilu dan Jelang Ramadan, Harga Sayuran Meroket

MAHAL: Pembeli saat mencari sayuran di Pasar Inpres Pamanukan. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Harga sayuran di Pasar Inpres Pamanukan terus melonjak pasca Pemilu serta menjelang bulan suci Ramadhan. Naiknya sayuran dikeluhkan baik oleh pembeli maupun pedagang.
Pedagang sayuran mengakui, kenaikan sayuran telah terjadi menjelang momen Pemilu 2019. Namun hingga kini harga tak kunjung turun malah terus merangkak naik. Hal ini langsung berimbas pada sepinya pembeli di Pasar Pamanukan.

Salah satu pedagang sayuran, Sugandi menuturkan, ada dua faktor yang menyebabkan naiknya harga yakni momen pemilu serta jelang bulan Ramadhan yang hanya tinggal 2 pekan lagi.
“Dari sebelum pemilu ini sudah naik, karena momen ini juga mau puasa jadi harga masih terus naik,” kata Sugandi.

Ia menuturkan, kenaikan paling besar terjadi pada cabe merah yang sebelumnya Rp 24 ribu jadi 48 ribu per kilogram. Sedangkan cabe rawit merah dari harga Rp 24 ribu jadi Rp 60 ribu. “Kenaikannya cukup tinggi, 2 kali lipat,” bebernya.

Pedagang sayuran lainnya, Mumun menuturkan, dari informasi yang didapatnya kenaikan harga disebabkan faktor cuaca yang berimbas pada perkebunan sayuran. Banyak pertanian yang lahannya terkena banjir. “Jadi barangnya sedikit. Terus kalaupun ada dioper sana terus ke sini. Jadi makin mahal harganya,” kata Mumun.

Presentase kenaikan harga sayuran di pasar inpres pamanukan sendiri beragam, mulai dari 20-30% untuk kentang, wortel, cabai rawit hijau. Persentase 50% untuk bawang putih, tomat, cabai hijau serta cabai merah, ketimun serta cabai rawit merah alami kenaikan hingga 100%.

Sementara itu salah satu pembeli, Esih Sukaesih mengeluhkan harga sayuran yang melambung tinggi. Menurutnya, dengan harga sayuran saat ini, akan menyulitkan masyarakat menengah ke bawah.

“Beratlah ini. Kasihan orang menengah ke bawah dengan harga seperti ini. Saya berharap Presiden terpilih nanti bisa membuat kebijakan dan memperbaiki sistem agar harga bisa turun dan ditekan,” bebernya.(ygi/vry)

BACA JUGA:  PT Jasa Raharja bersama PT Pupuk Indonesia Jual 40 Ribu Paket Sembako Murah

 

Info Grafis

Harga Sayuran Naik 30%-50%

– Tomat Rp 8.000 jadi Rp 16.000 per Kg
– Cabe Kriting Rp 24.000 jadi Rp 30.000 per Kg
– Cabe Merah Rp 24.000 jadi Rp 48.000 per Kg
– Cabe Hijau Rp 20.000 jadi Rp 28.000 per Kg
– Cabe Rawit Hijau Rp 24.000 jadi Rp 30.000 per Kg
– Cabe Rawit Merah Rp 24.000 jadi Rp 60.000 per Kg
– Kentang Rp 10.000 jadi Rp 13.000 per Kg
– Bawang Putih Rp 30.000 jadi Rp 48.000 per Kg
– Bawang Merah Rp 22.000 jadi Rp 35.000 per Kg
– Wortel Rp 10.000 jadi Rp 12.000 per Kg
– Ketimun Rp 6.000 jadi Rp 10.000 per Kg