PT LMS Siapkan Fasilitas Tambahan untuk Pemudik

PRESENTASI: GM Operasional PT LMS Suyitno menerangkan prediksi pemudik akan meningkat di H-3 Lebaran. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Arus mudik di Tol Cipali diprediksi naik 12 persen dan mengalami lonjakan di H-3 dan H+3 Lebaran. PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mempersiapkan berbagai fasilitas untuk pemudik yang akan melalui di Tol Cipali.

General Manager PT LMS Suyitno mengatakan, pihaknya memprediksi kenaikan kendaraan di musim mudik tahun 2019 akan melonjak dibandingkan tahun 2018. Kenaikan dikarenakan makin banyaknya pertumbuhan kendaraan termasuk, juga para pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya masing-masing. Jika dilihat dari data tahun 2018 di musim mudik, ada sekitar 1.544.896 unit kendaraan yang melintas di Tol Cipali.

Prediksi tahun 2019 ini, kendaraan yang melintas di tol Cipali bisa mencapai sekitar 1.733.895 unit kendaraan. “Kita prediksi akan ada kenaikan di musim mudik tahun 2019 ini, jika melihat dari potensi kendaraan dan juga data yang ada. Kenaikan diprediksi sekitar 12 persen di tahun 2019,” ujarnya.

Sebagai antisipasi kemacetan, Suyitno menuturkan, pihanya melakukan berbagai antispasi, seperti menyediakan mobil derek gratis, mencetak 500 kartu uang elektronik dan penambahan petugas agar tidak ada kemacetan dalam waktu yang lama. “Kita akan melakukan berbagai langkah, untuk antipasi. Ini dilakukan agar pengemudi tidak akan megalami kemacetan dalam waktu yang lama,” katanya.

Suyitno menegaskan, PT LMS siap memberikan kenyamanan terhadap pengemudi yang akan mudik. Pihaknya juga menambah fasilitas, seperti tempat parkir kendaraan yang luas di berbagai rest area. “Nanti, pastinya banyak pemudik yang mengalami kelelahan pada saat melintas,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, pembangunan masjid untuk beribadah dan juga renovasi toilet. “Khusus untuk toilet, kita lakukan renovasi. Mengingat untuk kaum hawa, membutuhkan waktu yang cukup lama ketika berada di toilet dibandingkan kaum laki laki,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Peruri Berangkatkan 1.050 Orang Pada Program Mudik BUMN 2019

Menurutnya, peningkatan masyarakat memilih jalur Tol Cipali karena harga tiket pesawat yang lumayan mahal. Banyak masyarakat yang memilih memakai jalur darat untuk mudik. PT LMS menambah 14 gardu dari 12 gardu yang ada sekarang, sehingga untuk total gardu yang ada sebanyak 26 gardu. 78 petugas tol juga disiagakan. “Kita akan tambah 14 gardu dari gardu yang sudah ada saat ini, termasuk petugas tolnya,” paparnya.

Sementara itu Kanit 9 PJR Tol Cipali AKP Azis mengatakan, pihak kepolisian juga nantinya akan melakukan contraflow jika diperlukan apabila terjadi kemacetan. Jika melihat data tahun 2018 kecelakaan di Tol Cipali ada sebanyak 1.197 kecelakaan dan kebanyakan penyebabnya adalah pecah ban, mengantuk dan human error. “Kami sarankan jika pemudik lelah, segera beristriahat. Jangan dipaksakan!” tandasnya. (ygo/vry)