Subang Andalkan Desa Wisata, Maksimalkan Promosi Pengembangan Pariwisata Tahun 2019

TERUS DITATA: Pengunjung menikmati objek wisata alam Cimincul. Disparpora Subang akan memaksimalkan potensi wisata yang ada di Subang. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menargetkan 10 ribu kunjungan wisatawan domestik maupun luar negeri ke berbagai objek wisata di Kabupaten Subang pada tahun 2019 mendatang.

Target tersebut dihitung berdasarkan pencapaian kunjungan tahun 2017 yang mencapai 6.097.565 wisatawan. Dari jumlah itu sebanyak 307.175 orang merupakan wisatawan mancanegara. Sementara data tahun 2018 belum terlihat.

Kabid Promosi Wisata Disparpora Subang, Ina Marlina mengatakan, untuk mencapai target tersebut tidaklah mudah. Semua pihak harus mendukung pengembangan pariwisata di Subang.

Termasuk ia juga mengaku akan memaksimalkan promosi pariwisata di Subang di 2019. Menurutnya, media sangat penting digandeng untuk mempromosikan pariwisata di Subang.
“Promosi wisata harus didukung oleh media supaya banyak orang yang tahu dan datang ke Subang,” ujarnya.

Kabid Destinasi Wisata Disparpora Subang, Euis Hartini menuturkan, salah satu wisata yang menjadi andalan ialah desa wisata. Subang memiliki beberapa desa wisata seperti Cibeusi, Bunihayu, Cisaat, dan Cibuluh. “Desa wisata menjadi wisata kebanggaan kami yang terus kami upayakan pembangunannya,” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk membangun desa wisata dibutuhkan anggaran yang memadai. Satu desa wisata idealnya dibiayai sekitar Rp5 miliar untuk pembangunan sarana dan prasana. Saat ini belum mencapai jumlah tersebut.

“Jumlah itu di luar perbaikan jalan menuju wisata, karena masalah jalan itu dikerjakan dinas PUPR,” ujarnya.

Euis mengatakan, yang paling penting untuk pembangunan wisata ialah kesadaran masyarakat. Sangat disayangkan ketika sumber daya alam di desa memadai tapi tidak dijadikan kebanggaan masyarakat.

“Kesadaran masyarakat mengenai wisata sangat penting. Mereka harus tau bagaimana yang dilakukan dengan adanya wisata di desanya,” ujarnya.

Kepala Disparpora Subang, Ugit Sugiana menambahkan, objek wisata yang ada di Subang harus memiliki nilai jual. Agar memiliki nilai jual harus diupayakan semaksimal mungkin dalam penataan pariwisata.

“Yang paling penting diupayakan ialah pembangunan infrastruktur menuju tempat wisata,” ujarnya.

Dia mengatakan, wisatawan begitu tertarik dengan wisata alam. Di Subang banyak wisata alam yang bisa dimaksimalkan menjadi wisata alam yang menarik.

“Wisatawan asing sangat tertarik dengan wisata alam. Kita akan coba agar mereka bisa tertarik datang ke Subang,” katanya.(ysp/man)