Awas Gatal!! Hampir Seribu Orang Warga Terdampak Banjir Pantura Terserang Penyakit Kulit, Ini Penyebabnya

Dijelaskan Arif, dampak banjir juga dikhawatirkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, dengan kondisi air yang menggenang, sangat dimungkinkan penyakit tersebut ada. Pihaknya melakukan pengecekan, jika ada warga yang demam dan panas mendadak dengan gejala-gejala DBD. “Kita juga konsen terhadap pemeriksaan DBD,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, Dinas Kesehatan akan melakukan rapid test kepada warga korban banjir. Akan digelar di 23 puskemas yang ada. Pasalnya, pada saat banjir tentunya banyak warga yang berkerumun, sehingga ketika panik lupa akan protokol kesehatan. “Kita sudah mendapatkan bantuan alat rapid test pada saaat Wakil Presiden berkunjung ke lokasi banjir pantura dan akan kita gunakan itu,” katanya.

BACA JUGA:  Top! SD Islam Plus Al Madani Punya Program 4 Rumah, Dijamin Orang Tua Pasti Puas

Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Rangga Subang, Suryana mengatakan, pihaknya terus menyalurkan air bersih dalam bencana di wilayah Pantura Subang. Pasalnya, dalam kondisi banjir, air bersih sangat diperlukan. “Kita siapkan air bersih berikut tangki. Mengenai jumlahnya berapa, sesuai dengan kebutuhan. Untuk korban banjir Pantura, kami juga ikut menyumbang,” uUjarnya.(dan/ygo/vry)

Keluhan Warga Terdampak Banjir Pantura

– Penyakit Kulit 998 orang

– Diare 38 orang