Tak Ada Tamu Rugi 100 Persen, Pengelola Hotel Minta Penangguhan BPJS

SEPI PENGUNJUNG: Penginapan Urban Camp TWGC Camping Land Terminal wisata Grafika Cikole sepi pengunjung ditengah wabah virus korona. DOKUMEN PASUNDAN EKSPRES

LEMBANG-Sejumlah pengusaha hotel di Kabupaten Bandung Barat mengalami kerugian hingga 100 persen. Sementara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan masih di bayar.
Dian Dermawan pengelola salah satu hotel di Lembang mengungkapkan, ditengah kelesuan usaha yang dijalankannya pemerintah belum memberlakukan penangguhan pembayaran BPJS.

Padahal, menurutnya, pendapatan hotel merosot hingga 100 persen, Dian Mengungkapkan, tidak ada satu orang tamu pun yang menginap. “Biaya operasional didrop dari kantor pusat, Yang sangat kita harapkan adalah penundaan pembayaran pajak dan pembayaran BPJS kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Dian mengatakan, pihaknya telah melakukan konfirmasi terhadap kantor BPJS namun, menurut Dian belum ada penangguhan. Sementara pembayaran BPJS terakhir dilakukan pada bulan Maret sekitar Rp12 juta untuk BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. “Udah konfirmasi,tapi memang tidak ada penangguhan pembayaran karena belum ada instruksi dari pusat mengenai hal tersebut katanya,”ujar Dian.

Selain Dian, Simon pengelolah Hotel di perbatasan Kota Bandung dan Lembang mengatakan, karena keadaan sepi tamu, karyawanya hanya jaga aset. “Sementara jaga aset, jaga kebersihan, kontrol listrik dan alat -alat yang lain,” ujarnya.(eko/sep)DOK