Tim Gabungan Akur Tangapi Isu Jual Beli Jabatan

Bagja Setiawan, Bendahara Timgab AKUR,

PADALARANG-Tim gabungan (Timgab)pendukung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna dan Hengky Kurniawan (AKUR) angkat bicara terkait memanasnya issu jual beli jabatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Hal ini agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan (abuse of power) dalam melakukan rotasi mutasi dan promosi jabatan.

Bendahara Timgab AKUR, Bagja Setiawan mengatakan partai-partai koalisi pengusung AKUR beserta seluruh komponen yang ada, termasuk para korcam-korcam yang terdiri dari banyak unsur relawan non partisan berkomitmen penuh akan mengawal proses rotasi mutasi jabatan tersebut. Agar objektifitas kepemimpinan AKUR berjalan mulus kedepan dalam mewujudkan masyarakat KBB lebih sejahtera.

“Sejak awal ketika menyusun visi-misi AKUR, program prioritas sampai diformulasikan menjadi RPJMD KBB 2018-2023, peningkatan sumberdaya aparatur menjadi prioritas utama. Karena sebagus apapun program kepala daerah apabila tidak didukung oleh sumberdaya yang qualified, hanyalah akan jadi mimpi dan angan-angan belaka” kata Bagja, kemarin.

BACA JUGA:  Saung Bakakak Lembang Sajikan Masakan khas Sunda

Dia menyebut momentum rotasi mutasi pejabat daerah haruslah dilakukan secara objektif, terbuka dan profesional. “Dan saya sudah melihat bupati dan jajarannya sudah berupaya ke arah itu dengan dilakukannya mapping berdasarkan DUK kepegawaian dengan diselenggarakannya assesment bagi para kandidat yang akan mengisi kekosongan jabatan di pemda bandung barat,” ungkapnya.

Bagja menjelaskan regulasi telah mengatur secara detail proses tersebut, sehingga bisa meminimalisasi sekecil mungkin adanya peluang penyelewengan. Meski demikian, masih ada oknum politisi dan birokrat yang merusak sistem yang ada, sehingga merendahkan kualitas birokrasi. “Kepentingan politik praktis yang menghantui dunia birokrasi menjadi preseden buruk dalam menciptakan aparatur yang bersih, berintegritas, dan profesional, mudah mudahan hal ini tidak terjadi di kbb,” jelasnya.

BACA JUGA:  Insan Pers Diminta Edukasi Masyarakat Pentingnya Prokes dan Vaksinasi