Karang Taruna Salurkan Tenaga Kerja Lokal untuk Pelabuhan Patimban

lowongan pelabuhan patimban
YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES PEMBERDAYAAN: Karang Taruna Kecamatan Pusakanagara mulai menyalurkan tenaga kerja untuk Pelabuhan Patimban.

SUBANG-Karang Taruna Kecamatan Pusakanagara mulai menyalurkan tenaga kerja untuk Pelabuhan Patimban. Karang Taruna Kecamatan Pusakanagara sejak terbentuk di akhir tahun 2020 lalu berkomitmen dalam pemberdayaan tenaga kerja loKal dan memanfaatkan potensi SDM yang ada untuk disalurkan di Pelabuhan Patimban.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Pusakanagara David Prasetyo mengatakan, saat ini ada sejumlah orang dari berbagai profesi yang disalurkan Karang Taruna Kecamatan Pusakanagara untuk bekerja di Pelabuhan Patimban khususnya di PT Pelindo III.

“Betul, ada beberapa yang sudah kita salurkan dan diantaranya sudah mulai bekerja,” kata David.

Ia menyampaikan beberapa di antaranya yakni ada warga lokal yang menjadi Satpam, Office Boy, Akuntan Keuangan dan Pajak, Bidang IT, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) serta Cleaning Service.

“Dari warga yang masuk, mayoritas warga lokal di Kecamatan Pusakanagara khususnya dari tujuh Desa. Ada juga dari Pusakajaya dan Pamanukan, juga Subang untuk bidang-bidang seperti Akuntan dan IT. Tapi untuk Security dan TKBM itu mayoritas orang Pusakanagara,” jelas David

David bercerita, upaya yang dilakukanya saat ini dengan menyalurkan tenaga kerja bukan merupakan kerja instan. Namun hal ini telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu dan saat ini kebetulan David juga telah memiliki satu wadah yakni Karang Taruna Kecamatan Pusakanagara.

“Awalnya kita sering menghadap ke KSOP, sering sekali. Intinya meminta pemberdayaan terhadap warga lokal, sampai akhirnya juga kita dapat kepercayaan dan wadahnya sudah ada, dibantu Camat Pusakanagara dan Pak MP akhirnya kita berbenah dan oleh KSOP dipertemukan dengan PT Pelindo III,” jelas David.

Dari pertemuan tersebut, Karang Taruna mendapat kepercayaan untuk menyerap SDM dan kemudian disalurkan bekerja di proyek Pelabuhan Patimban. Dalam proses rekrutmen sendiri, David menegaskan tak ada biaya yang dipungut sepeserpun.

“Tidak ada pungutan biaya, dari Pelindo juga tidak ada, meski memang di luaran ada isu pungutan tapi kita tegaskan tidak ada. Kami konsen pada pemberdayaan, khususnya terkait penyerapan warga tujuh desa di Kecamatan Pusakanagara,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih pada KSOP Kelas II Patimban yang telah membantu memfasilitasi dalam upaya penyerapan tenaga kerja lokal serta PT Pelindo III. Selain  itu, Pemerintah Kecamatan Pusakanagara dalam hal ini Camat Pusakanagara juga turut mensupport agar Karang taruna bisa berperan dalam memberdayakan tenaga kerja lokal.(ygi/ysp)