Akibat Kebijakan PSBB, PAD Turun 26 Persen

bapenda karawang
Kepala Bapenda Karawang, Hadis Herdiana

Bapenda: Banyak Bidang Usaha Berhenti Beroperasi

KARAWANG-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, menyatakan, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) mengalami penurunan. Pasalnya, dari target yang ditetapkan setelah refocusing anggaran sebesar Rp680,11 miliar realisasi pendapatan baru mencapai Rp270,474 miliar.

Kepala Bapenda Karawang, Hadis Herdiana mengatakan, pendapatan dari pajak daerah memang mengalami penurunan. Sebab, banyak bidang usaha yang melaporkan kepada Bapenda jika usahanya tidak beroperasi, sehingga pihaknya tak bisa menarik pajak daerah. “Ada ratusan pengusaha yang melaporkan jika usahanya tidak buka, karena adanya kebijakan PSBB,” ujar Hadis.

Namun begitu, lanjut Hadis, realisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp77,26 miliar dari target Rp168,262 miliar. Sementara PBB realisasinya mencapai Rp32,78 miliar dari target Rp195,6 miliar.

Baca Juga: Bapenda Ingatkan Tunaikan Kewajiban Pajak

“Untuk PBB, trendnya para pemilik tanah membayarnya pada bulan Juli sampai berakhirnya jatuh tempo pada bulan September,” katanya.

Dijelaskan, sementara untuk pajak lainnya seperti penerangan jalan umum (PJU) realisasinya mencapai Rp102,841 miliar dari target Rp207,76 miliar. Untuk pajak restoran realisasinya Rp39,75 miliar dari target Rp74,610 miliar.

Semua target pendapatan diturunkan 26 persen

Realisasi dari pajak hotel sebesar Rp6,71 miliar demgan targetnya Rp11,24 miliar. “Pajak hiburan realisasinya Rp4,403 miliar dari target Rp8,009 miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan, semua target pendapatan diturunkan 26 persen dari hasil refocusing anggaran. Sebab pihaknya realistis jika adanya wabah Covid-19 merubah banyak kebiasaan khususnya sangat berpengaruh pada kondisi ekonomi.

“Kami berharap agar bidang usaha segera berjalan kembali dengan prosedur kesehatan covid-19. Sebab itu juga mempengaruhi pajak daerah,” katanya.

PAD Kabupaten Karawang

Target Setelah Refocusing Anggaran Rp680,11 M
Realisasi Pendapatan Rp270,474 M

BACA JUGA:  Masih Zona Kuning, Waspada! Anak-anak dan Lansia Rawan Tertular

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
Target Rp168,262 M
Realisasi Rp77,26 M

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
Target Rp195,6 M
Realisasi Rp32,78 M

Penerangan Jalan Umum (PJU)
Target Rp207,76 M
Realisasi Rp102,841 M

Pajak Restoran
Target Rp74,610 M
Realisasi Rp39,75 M

Pajak Hotel
Target Rp11,24 M
Realisasi Rp6,71 M

Pajak Hiburan
Target Rp8,009 M
Realisasi Rp4,403 M . (use/vry)