DPPPA Karawang: Kasus Kekerasan Terus Meningkat, Perempuan dan Anak Belum Aman

DPPPA Karawang
APEL: Kabid PPA DPPPA Karawang Diah Handini Resi Oetomo ketika memimpin apel pagi di dinasnya. AEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Karawang, mencatat angka kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat pada 2018 hingga 2020. “Ada tren penambahan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DPPPA Karawang Diah Handini Resi Oetomo.

Dari catatan DPPPA Karawang, kekerasan terhadap perempuan dan anak pada 2018 sebanyak 71 kasus. Rinciannya 29 kasus kekerasan terhadap perempuan, 29 kekerasan terhadap anak, 3 perdagangan orang, dan 10 kasus lain.

Jika dirinci lebih lanjut, ada 30 kasus kekerasan fisik, 5 kekerasan psikis, 18 kekerasan seksual, 5 penelantaran, 3 perdagangan orang, dan 10 kasus lain-lain. “Kasus kekerasan seksual paling banyak terjadi terhadap anak dengan jumlah 12 kasus. Sementara kasus kekerasan seksual pada orang dewasa ada 3 kasus,” ujar Diah.

Baca Juga: P2TP2A Karawang Berbagi 2.000 Masker

Kemudian pada 2019 terdapat 88 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Rinciannya kekerasan terhadap perempuan 15 kasus, anak 47 kasus, perdagangan orang 3 kasus, dan lainnya 22 kasus. Jika dirinci lebih lanjut, ada 12 kasus kekerasan fisik, 6 psikis, kekerasan seksual 35, penelantaran 10, perdagangan orang 3, dan 22 kasus lain.

Sementara pada 2020 hingga pertengahan Juni dilaporkan ada 46 kasus, dengan rincian 21 kekerasan terhadap perempuan, 11 kasus kekerasan anak, dan lainnya 14 kasus. Dilihat dari jenis kekerasannya, ada 12 kasus kekerasan fisik, 5 kekerasan fisik, 12 kekerasan seksual, 4 penelantaran, dan 13 kasus lain.

“Kasus kekerasan seksual yang melapor hingga Juni 2020 ada 12, terdiri dari 2 anak laki-laki, 7 anak perempuan, dan 3 perempuan dewasa,” ujarnya.

Diah berharap masyarakat bersedia melapor ke DPPPA Karawang jika mengalami kasus kekerasan. Pihaknya akan melakukan pendampingan, baik secara psikis oleh psikolog maupun saat melapor ke polisi. “Melalui kader, kami juga senantiasa mensosialisasikan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkapnya.(aef/vry)

Catatan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Karawang

Tahun 2018 sebanyak 71 kasus

29 kasus kekerasan terhadap perempuan
29 kekerasan terhadap anak
3 perdagangan orang
10 kasus lain

Rincian Kasus
30 kasus kekerasan fisik
5 kekerasan psikis
18 kekerasan seksual
5 penelantaran
3 perdagangan orang
dan 10 kasus lain-lain

* Kasus kekerasan seksual terhadap Anak 12 kasus
* Kasus kekerasan seksual pada orang dewasa 3 kasus

Tahun 2019 sebanyak 88 kasus
15 kasus kekerasan terhadap perempuan
47 kasus kekerasan terhadap anak
3 kasus perdagangan orang
22 kasus lainnya

Rincian Kasus
12 kasus kekerasan fisik
6 kasus kekerasan psikis
35 kasus kekerasan seksual
10 kasus penelantaran
3 kasus perdagangan
22 kasus lainnya

Tahun 2020 hingga pertengahan Juni ada 46 kasus
21 kekerasan terhadap perempuan
11 kasus kekerasan anak
14 kasus lainnya

Rincian Kasus
12 kasus kekerasan fisik
5 kekerasan fisik
12 kekerasan seksual
4 penelantaran
13 kasus lain.