Iyat, Nenek 52 Tahun Jadi Korban Penjambretan

BERDUKA: Sejumlah keluarga dan kerabat mengiringi pemakaman korban di TPU Mbah Nur Dusun II Gintung. USEP SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Aksi penjahat jalanan di Karawang memakan korban. Kali ini korbannya menimpa seorang nenek bernama Iyat. Wanita berusia 52 tahun itu meninggal dunia setelah sebelumnya beruapa mengejar pelaku jambret bersama sang cucu di jalan baru.

Kejadian bermula saat korban pulang dari rumah anaknya yang pertama di Desa Tegal Sawah yang sedang sakit. Setelah melihat anaknya membaik, korban minta dijemput cucunya. Setelah itu korban kembali dengan melewati Jalan Baru, tepatnya pada Kamis (3/1) penjambretan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Cucu korban, Rega Elvya Suryadi (16) mengatakan, sebelumnya ia sempat curiga saat melihat kaca spion ada orang tak dikenal seperti mengikuti dengan berkendara pelan. Namun rasa curiga itu ia tepis dengan pikiran positif.

“Tak lama kemudian pria yang memakai motor Honda Beat warna merah putih dengan memakai baju merah dan pake helm full face, menyalim dan langsung menjambret,” kata Rega saat di rumah duka di Dusun II kp Gintung Rt03/03 Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang Timur, Jumat (4/1).

Dikatakan Rega, setelah dijambret, ia beserta nenek melakukan pengejaran. Namun saat melakukan pengejaran, Rega mencoba ngerem sepeda motor yang ditumpanginya bersama korban. Namun rem sepeda motornya ternyata blong. Korban pun terbanting, kemudian masuk ke dalam got. Sementara itu di dalam tas berisi satu handphone, uang tunai Rp30ribu dan tisu.

Berapa lama setelah jatuh, lanjut Rega, bebarapa warga berupa menolongnya bersama korban. Keduaya lalu dibawa ke klinik. Namun oleh pihak klinik dirujuk ke RSUD Karawang. “Nenek (korban) saya jatuh dan terbentur kepalanya hingga pendarahan di kepala bagian belakang dan memar di mata,” ucapnya.

Menurut Rega, neneknya sempat ditangani sekitar pukul 17.00 WIB di RSUD Karawang. Namun sekitar pukul 21.30 WIB, nyawa korban tak tertolong. Korban pun dinyatakan meninggal dunia. Tak lama kemudian jenazah korban dimakamkan di TPU Mbah Nur Dusun II Gintung.

BACA JUGA:  Human Resourses and General Affairs Kuatkan Hukum Industri

“Saya berharap polisi bisa segera menangkap pelaku penjambretan yang mengakibatkan nenek meninggal dunia,”ucapnya.
Kasus penjambretan ini sudah ditangani oleh Polsek Kota. Namun belum ada keterangan resmi terkait kasus ini dari pihak kepolisian. (use/din)