Kopi Sangga Buana jadi Ikon Baru Karawang

DEDI SATRIA/PASUNDAN EKSPRES OPTIMIS: Pengurus Asosiasi Petani Kopi Karawang dibentuk untuk mengembangkan produk kopi asli asal Karawang.

KARAWANG-Kabupaten Karawang, tidak hanya memiliki potensi pertanian padi. Tapi saat ini juga para petani didorong untuk menanam kopi khususnya petani yang berada di daerah pegunungan Karawang bagian selatan.

Dukungan pemerintah tersebut nampak saat Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana hadir dan memberikan sambutan pada acara pembentukkan pengurus Apeki Karawang dan Launching Koffie Hideung di Desa Medalsari Karawang, Sabtu 19 Desember 2020 pagi.

Bupati menyampaikan selamat kepada Ketua Apeki Karawang yang terpilih, H. Saepul Riki. Bupati mengatakan, Karawang memiliki potensi produksi kopi jenis robusta dan liberika yang berkualitas. Ia mengatakan, Pemkab siap membantu para petani kopi untuk terus meningkatkan kualitas produksi kopinya.

Tak hanya kopi, Bupati juga berkomitmen akan merumuskan peraturan agar pasar modern, hotel maupun restoran untuk membeli komoditas asli dan dibeli dari petani Karawang.

“Di utara kita ada udang, bandeng, di selatan kita ada perkebunan berbagai jenis komoditas, dan yang jelas beras Karawang sudah dikenal kualitasnya,” ujarnya.

Ia menuturkan, kopi asli Karawang ini bisa menjadi ikon baru bagi Karawang. Bupati bangga dengan usaha kerja keras para petani yang bisa menghasilkan kopi yang berkualitas. ‎

“Kami berharap geliat ekonomi dari sektor perkebunan khususnya komoditas kopi bisa berkembang dengan baik. Efek positifnya adalah meningkatkan kesejahteraan petani kopi,” katanya.

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan, kualitas kopi di Karawang perlu ditingkatkan. Saat ini, produk kopi Karawang berjenis robusta dan liberika. Kualitas kopi Karawang yang diproduksi jenis robusta yang terbaik ke dua di tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Ke depan Apeki ini jadi mitra Pemkab untuk memajukkan produksi kopi Karawang. Kopi Karawang ini bisa jadi ikon baru komoditas Karawang,” ujar Cellica.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Kopi (Apeki) Karawang, Saepul Riki optimis produk kopi dari kawasan pegunungan Karawang Selatan bisa menembus pasar nasional.

Riki menyebut, terbentuknya Apeki di Kabupaten Karawang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitias produk kopi asli Karawang, serta meningkatkan taraf kesejahteraan petani kopi di Karawang.

Tak hanya itu, Riki optimis terhadap dukungan Pemerintah Kabupaten Karawang kepada para petani kopi untuk meningkatkan kualitas produk kopi agar bisa bersaing dengan produk kopi lainnya.(use/ddy/vry)