LSM Lodaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Pesawat Jatuh

BERI ARAHAN: Ketua LSM Lodaya, Nace Permana memberikan arahan di sela-sela kegiaan doa bersama. AEF SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Untuk menunjukkan bentuk kepedulian serta rasa belasungkawa, puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lodaya menggelar doa bersama, Jumat (2/11). Kegiatan ini ditujukan korban pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang.

Puluhan anggota LSM itu berkumpul di tepi Pantai Tanjungpakis, Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya. Mereka menengadahkan tangan sambil merapalka doa.
“Semoga korban jatuhnya pesawat Lion Air cepat ditemukan. Semoga amal ibadah mereka diterima oleh Allah SWT. Kami berharap keluarga korban diberi ketabahan,” kata Ketua LSM Lodaya, Nace Permana.

Selain mendoakan para korban jatuhnya pesawat nahas itu, LSM Lodaya juga berharap proses evakuasi berjalan lancar.
“Semoga evakuasi pesawat Lion Air berjalan lancar. Semua korban cepat ditemukan,” katanya.

Nace berharap kecelakaan serupa tak kembali terjadi. Oleh karenanya, ia mengajak semua pihak berintrospeksi diri.
“Semoga kecelakaan pesawat tidak ada lagi,” katanya.
Nace bahkan menyebut Karawang kini mendadak terkenal hingga level internasional. “Karawang terkenal. Media nasional hingga internasional membicarakan kecelakaan pesawat di Karawang,” tambahnya.

Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Karawang pada Senin (29/10) memang menyita perhatian publik. Selain, proses pencarian para korban yang dilakukan secara besar-besaran, lokasi pantai pun dijejali warga yang ingin melihat langsung proses pencarian.(aef/din)