Nelayan Dihantui Gelombang Tinggi

TETAP MELAUT: Sejumlah nelayan Cilamaya tetap melaut meski gelombang tinggi masih terjadi di wilayah perairan Karawang. USEP SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

Dipastikan Hoax, Pilih Tetap Melaut

KARAWANG-Di tengah isu gelombang tinggi yang menghantui laut Cilamaya, puluhan nelayan di Kampung Nelayan Tangkolak, Desa Sukakerta, masih semangat melaut. Mereka mengaku tak termakan berita hoax yang belakangan ini tersebar di media sosial.

Salah satu nelayan Tangkolak, Candra Kirana mengatakan, saat menerima pesan berantai dari grup Whats App, dirinya mengaku sempat was-was. Dalam pesan tersebut, disebutkan juga laut Cilamaya waspada tsunami.

“Tapi kami lakukan cek dan ricek lagi, sampai akhirnya Kapolres Karawang melalui akun Facebooknya menyatakan, itu berita hoax dan kami merasa tenang,” ujarnya, Selasa (25/12).
Hal senada dikatakan nelayan lain, Khoerul Huda. Menurutnya, ulah usil oknum penyebar hoax yang menyatakan laut Cilamaya wapada tsunami, sempat membuat geger hampir seluruh warga Dusun Tangkolak.

BACA JUGA:  Satu Orang Luka-Luka, Gerbang KCIC Macet Akibat Bentrokan Massa