Program Pusat Belajar Guru Percepat Pemerataan Guru

KARAWANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bermitra dengan Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) menginisiasi program Pusat Belajar Guru (PBG) Karawang selama kurun waktu tiga tahun mulai dari tahun 2019 hingga 2021.

Pada bulan Desember ini tepatnya tanggal 10 Desember 2020, PBG Karawang mengadakan soft launching untuk peresmian PBG Karawang serta pengukuhan pengurus dan Guru Inti PBG Karawang.

Peresmian ini ditandai dengan penyerahan Surat Keterangan Pendirian PBG Karawang dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Pemkab Karawang kepada pengurus PBG
Karawang yang diwakilkan oleh Ketua PBG Karawang, Salim Munajat, serta pemotongan tumpeng sebagai simbolik peresmian PBG Karawang dan pengukuhan pengurus dan Guru Inti PBG Karawang.

Pusat Belajar Guru (PBG) Karawang merupakan institusi pembelajar guru yang dikelola secara mandiri, sistematis, terstruktur, dan berkesinambungan, oleh guru-guru potensial yang pengelolaannya
diawasi oleh Disdikpora Kabupaten Karawang bersama dengan KCD Pendidikan Wilayah IV Jawa Barat.

Sebagai bukti nyata dalam mendukung peningkatan kualitas guru di Kab Karawang, pada tahun pertama dan tahun kedua PSF telah memberikan 18 pelatihan kepada PBG Karawang mulai dari Workshop Training Need Analysis, Workshop Praktik Fasilitasi, Workshop Pengembangan Modul dengan menghasilkan 3 modul hingga Pelatihan Persiapan Diseminasi.

Setelah mendapatkan pelatihan yang difasilitasi oleh PSF, dengan berprinsip pada “Dari Guru, Oleh Guru, dan Untuk Guru” PBG Karawang menerapkan ilmu dan pengalamannya dengan melakukan diseminasi kepada guru dan pendidik di Kab Karawang.

Dalam waktu 2 tahun total penerima manfaat dari PBG Karawang telah mencapai 5.051 orang yang terdiri dari 2.296 siswa dan 2.755 guru dari 290
sekolah di Kab Karawang. Target ini jauh melampaui perencanaan awal yang berkisar 700 orang.

Diharapkan jumlah penerima manfaat akan semakin terus bertambah dengan hadirnya PBG.

Pada saat diskusi dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) diawal program, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana menyampaikan, selain dapat mempercepat pemerataan kualitas guru, PBG Karawang juga diharapkan dapat mengubah paradigma guru akan pentingnya pengembangan
profesi guru dalam usaha peningkatan pencapaian hasil belajar siswa di kelas.

“Pencapaian tersebut diharapkan menciptakan siswa yang berkualitas dan siap pakai dan bisa diserap oleh sektor industri di Kabupaten Karawang,” katanya.

Diharapkan Cellica, PBG Karawang terus berupaya untuk terus meningkatkan dan memberikan kemudahan mengakses pengembangan profesionalisme guru yang berkualitas dan tepat guna, dengan biaya yang lebih terjangkau sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran peserta didik, yang nantinya akan menciptakan sumber daya manusia yang potensial dan dapat menunjang pembangunan Kabupaten Karawang. (use/ded)