Teddy Sakit, Jabatan Sekda segera Dilelang

Cellica Nurrachadiana, Bupati Karawang

KARAWANG-Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana tidak memperpanjang jabatan Sekretaris Daerah Teddy Rusfendi Sutisna yang habis 15 Januari 2019 lalu. Cellica lebih memilih mengangkat Hadis Herdiana sebagai pelaksana harian Sekda.

Alasan Cellica, kesehatan Teddy tidak mendukung jika jabatan yang bersangkutan diperpanjang sebagai Sekda. Teddy yang baru akan memasuki usia pensiun 2021 itu dipersilahkan mengikuti tahapan lelang jabatan Sekda jika ingin menduduki lagi jabatan lamanya.

“Jauh sebelum masa jabatannya habis, saya sudah berkomunikasi dengan Pak Teddy agar mengikuti fit and proper test ulang jika ingin jabatannya diperpanjang. Namun beliau tidak bisa melaksanakaan hal itu karena sedang dalam kondisi sakit,” ujar Cellica, Jumat (18/1).

Dikatakan, hingga jabatannya habis per 15 Januari, Teddy masih sakit. Bahkan, tidak lama berselang istri Teddy, Ny. Imas meninggal dunia, sehingga Teddy tidak dapat melaksanakan persyaratan untuk bisa dipertahankan sebagai Sekda.

Akhirnya, lanjut Cellica, dirinya terpaksa mengangkat pelaksana harian Sekda karena tugas pemerintahan harus tetap berjalan. “Tugas pelaksana harian ini hanya lima hari sampai satu pekan. Setelah itu, kami harus mengangkat Penjabat (Pj) Sekda yang akan diusulkan ke pemerintahan yang lebih tinggi,” kata Cellica.

Dikatakan juga, tugas Pj Sekda adalah menjalankan tugas Sekda sekaligus mempersiapkan Sekda yang defenitif. Oleh karena itu, dirinya harus memilih pegawai eselon II sebagai pelaksana harian atau Pj Sekda yang tidak berkeinginan menjadi Sekda defenitif.

“Kami memilih Pak Hadis Herdiana karena memenuhi persyaratan tersebut. Selain itu, pangkat, golongan, dan pengalaman Pak Hadis sudah sesuai ketentuan,” jelasnya.

Disebutkan pula, setelah Pj Sekda terisi, pihaknya akan segera melakukan lelang jabatan Sekda. Semua pegawai esselon II yang sudah memenuhi persyaratan normatif dapat mengikuti lelang tersebut.

Cellica juga menekankan, bahwa dirinya lebih mengutamakan pegawai setemat untuk menjadi Sekda Karawang, ketimbang pejabat dari luar. “Pegawai internal tentunya lebih menguasai Karawang dengan segala persoalannya ketimbang pegawai dari luar daerah. Mereka lebih mengerti keinginan masyarakat Karawang,” kata Cellica.(use/man)