Upah Tak Dibayar, Belasan Pekerja Gasak Kantor Pemda

PENCURIAN: Para pelaku memperlihatkan barang-barang hasil curiannya usai diamankan petugas kepolisian. AEF SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Belasan pekerja bangunan menjarah gedung Pemkab 2 Kabupaten Karawang yang masih dalam proses pembangunan. Mereka menggasak sejumlah aset yang berada di dalam bangunan baru tersebut. Akibatnya, kerugian ditaksir mencapai Rp3 miliar.

“Kondisi gedung yang sepi membuat pelaku leluasa mempreteli barang berharga dari dalam gedung. Akibat pencurian itu, kita taksir kerugian mencapai Rp3 miliar,” kata Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya saat jumpa pers di Mapolres Karawang, Selasa (22/1).

Slamet menuturkan, aset yang dicuri diantaranya 80 unit instalasi barang elektronik dan 30 meter kabel distribusi listrik. “Ada instalasi penangkal petir, AC, hydrant dan CCTV, juga barang-barang lainnya,” beber Slamet.

Para pelaku, kata Slamet, mengincar timah dari dalam kabel dan alat elektronik yang terpasang di gedung baru Pemda Karawang tersebut. Mereka kemudian menjual timah kepada pengepul untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Kami terpaksa mencuri untuk bertahan hidup, karena upah kami tidak dibayar,” kata AS, salah satu pelaku kepada di Mapolres Karawang.

BACA JUGA:  Kades Compreng Diperiksa Polres

AS menyatakan, sempat menuntut upah kepada atasannya. Namun upah sebesar Rp800 ribu miliknya dan beberapa rekan kerjanya tak juga dibayar. Alhasil, ia pun akhirnya terpaksa memilih mencuri.