1.883 Hektare Sawah Terancam Kekeringan

KERING: Sawah di Purwakarta mulai mengalami kekeringan. MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES

Kadis Pertanian: Sedot Air dengan 350 Mesin Pompa

PURWAKARTA-Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta terus mencari solusi guna mengantisipasi ancaman kekeringan khususnya areal pesawahan di Purwakarta. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan sumber air, diantaranya eks galian C dan embung air dengan memaksimalkan mesin pompa.

“Manfaatkan saja eks galian C, embung air dengan menyedot air dengan mesin pompa,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta, Agus Rachman Suherlan, ketika ditemui di Purwakarta, Rabu (3/7).

Apalagi menurutnya, data ada 1.883 hektare areal pesawahan yang terancam kekeringan. Selain memanfaatkan sumber air, pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang jadwal tanam.

“Kita masih selalu berusaha memanfaatkan potensi air. Apalagi kita miliki 350 mesin pompa tersebar di kelompok tani,” ucap dia.

BACA JUGA:  Kekeringan, Petani Mengadu ke DPRD

Pesawahan yang terancam kekeringan berlokasi di 11 wilayah. Antara lain, Kecamatan Maniis, Tegalwaru, Plered, Darangdan, Wanayasa, Pasawahan, Pondoksalam, Purwakarta Kota, Babakancikao, Campaka dan Kecamatan Cibatu.