Bah Rijal,Petugas Damkar PB Spesialis Penjinak Ular

PAWANG ULAR: Bah Rijal seorang petugas Damkar PB Kabupaten Purwakarta, bersama ular peliharaannya. DAYAT ISKANDAR/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Petugas Damkar PB Kabupaten Purwakarta Bah Rijal, bukan hanya mampu menjinakkan si jago merah, tetapi juga mampu menjinakkan binatang melata seperti ular.

Sesekali Tim Damkar juga diminta warga, untuk melakukan perburuan dan penangkapan binatang berbisa seperti ular yang masuk ke rumah warga, juga sarang lebah.

Di tangan Bah Rijal itu, ular berbisa dan lebah, seperti mati kutu. Di mana setiap eksekusi penangkapan binatang berbahaya itu, selalu berhasil dengan aman.

Panggilan Abah tersebut juga sebagai kehormatan dari rekan sejawatnya, karena dituakan, oleh banyak anggota baru di lingkungan Disdamkar PB.

Apip yang juga salah seorang petugas Damkar PB, membenarkan hal itu, soal kepiawaian Bah Rijal saat bertugas menolong warga yang panik karena rumahnya dimasuki ular.

“Ya benar, beberapa bulan lalu Bah Rijal, menangkap ular sanca(Phyton),dirumah warga di Perum Griya Mukti,dan sekarang ular itu,malah dipelihara oleh Bah Rijal dan hidup hingga sekarang,” tutur Apip.

Saat ditanya,soal kepiawaianya menjinakan ular berbisa,Bah Rijal tak banyak memberikan jawaban, dia lebih suka menyebut silsilah binatang melata itu, dari mana berasal.

“Soal kemampuan itu mah biasa, awalnya sih berangkat dari rasa ingin menolong warga, karena panggilan tugas,lalu saya harus bersipat tenang,agar warga yang ditolong juga tak panik,eh ternyata ular juga tenang, saat kita tangkap dengan perasaan,” tandas Bah Rijal.

Seperti ular Sanca yang dia pegang itu, berhasil ditangkap 3 bulan lalu, di Perum Griya Mukti, selama dalam karantina sudah hampir sebulan ini,”sulit makan maunya cuma minum saja,tapi dia tetap hidup,” terang Bah Rijal, tak mau berkisah lebih jauh soal keahlianya.

Bahkan konon sesekali Bah Rijal memandikan ular tersebut, yang panjangnya hampir 1,5 meter. Dari tugas lain itu, pihak Damkar PB sama sekali tidak memungut biaya alias gratis.

“Demi kenyamanan dan rasa aman warga, semua dilakukan dengan ikhlas,” tukas Bah Rijal.(dyt/dan)