Genre Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas

SOSIALISASI: Kepala Bidang Ketahanan Keluarga Dinas Penanggulangan Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Purwakarta Fata Faridulhisan, saat menjadi nara sumber terkait Genre. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

Bekerja Dahulu Baru Menikah

PURWAKARTA-Kepala Bidang Ketahanan Keluarga Dinas Penanggulangan Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Purwakarta Fata Faridulhisan mengatakan, para pelajar harus selalu waspada dan tidak mudah terpengaruh pergaulan bebas serta menjauhi obat-obatan terlarang.

“Di usia sekolah ini, para pelajar rentan terpengaruh pergaulan bebas. Karena itu saya berpesan untuk selalu waspada dan bisa menjaga diri demi masa depan kalian yang lebih baik,” ujarnya, saat menjadi pembicara pada Sosialisasi Pembangunan Keluarga, di SMK Bina Taruna, Desa Maracang, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Senin (8/10).

Selain itu, sambungnya, jangan pernah sekali pun, mencoba atau tertarik dengan obat-obatan terlarang atau narkoba. “Karena itu, hanya akan menyisakan penyesalan, di masa yang akan datang. Dan yang lebih bahaya lagi, dapat menghancurkan masa depan kalian,” kata Fata di hadapan ratusan pelajar.

Dirinya juga meminta kepada seluruh siswa, agar mempersiapkan bekal, untuk masa depan dengan sebaik-baiknya, serta mempersiapkan rencana menikah di usia yang cukup.

“Sekolah dulu baik-baik, persiapkan bekal masa depan kita dengan baik, dan cari kerja yang baik pula. Khusus untuk anak-anak ku yang perempuan, jangan menerima lamaran nikah saat ini. Jangan mau menikah di usia yang terlalu muda. Selesaikan dulu sekolahnya, kemudian kuliah atau cari kerja yang baik, jangan mau kalah dengan siswa laki-laki,” ucapnya.

Fata menambahkan, melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga ini, dapat melaksanakan fungsi keluarga secara optimal. “Oleh sebab itu, program generasi remaja (Genre) merupakan generasi berencana, yang perlu terus menerus disosialisasikan,” kata Fata.

Sehingga, sambung dia, ada peningkatan pemahaman pengetahuan sikap dan perilaku positif remaja, di bidang kesehatan, hal-hal yang berkaitan dengan reproduksi, serta menyiapkan kehidupan berkeluarga, dalam upaya mewujudkan kualitas generasi mendatang.

BACA JUGA:  Minimnya Sosialisasi Sertifikat Halal, Pedangang Bakso dan Mie ayam Mengadu ke Istana

“Maka di kala usia muda, katakan tidak untuk menikah dini. harapan saya, Generasi Emas dapat terwujud, seiring dengan pola hidup sehat, pendidikan tinggi, pekerjaan yang kompetitif, dan menikah terencana, serta aktif dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.(add/dan)