Jelang Ramadan, Pemkab Pantau Harga Pasar

PANTAU: Wakil Bupati Purwakarta Aming memantau harga sembako dalam operasi pasar menjelang Bulan Ramadan. MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Menjelang Bulan Ramadhan, Pemkab Purwakarta bersama Polres Purwakarta laksanakan Operasi pasar ke beberapa pasar tradisional di Purwakarta. Hal itu dilakukan untuk mengecek stok serta harga bahan pokok. Operasi Pasar tersebut, dilakukan oleh Wakil Bupati Purwakarta, Kapolres Purwakarta serta di dampingi oleh Dinas Pangan dan Pertanian serta Diskoperindag Purwakarta.

Wakil Bupati Purwakarta, H. Aming mengatakan, untuk bahan pokok di Purwakarta dikatakan cukup stabil, akan tetapi ada beberapa komoditas yang harganya naik. “Bawang Putih dan ayam potong yang harganya naik, untuk bawang putih naik secara signifikan dari harga Rp 40 ribu sekarang Rp 48 ribu, sementara daging ayam potong dari Rp 20 ribu menjadi Rp 36 ribu, kalau yang lain tetap stabil,” ucap Aming, ketika melaksanakan Operasi Pasar di Pasar Leuwi Panjang (Senen) Purwakarta, Selasa (30/4).

Sedangkan untuk harga komoditas lainnya seperti daging sapi, Aming mengatakan harga cukup stabil, bahkan untuk beras harga mengalami penurunan. Akan tetapi pihaknya akan mengantisipasi apabil ada kenaikan harga, dengan melaksanakan bazar pasar murah.

“Untuk harga daging sapi masih normal dengan harga Rp 100.000 – Rp 110.000 per Kg, untuk pasokan masih stabil dan untuk harga beras turun dari harga Rp 10.000 sekarang menjadi Rp. 9.000, kalau ada kenaikan, kita coba dengan bazar pasar murah bersama Dispangtan,” kata Aming.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengamanan serta pemantauan untuk komoditas yang dibutuhkan masyarakat, terutama untuk distribusi dirinya siap mengamankan. “Kalau pasokan dari hulunya besar namun di hilir masih tinggi, kita lihat rantai distribusinya. Apakah ada permainan distribusi di sana dan yang ketiga tindak lanjut di hilir dengan mengadakan bazar dan operasi pasar tadi. Kalau distribusi kita selalu pantau. Saya ingatkan agar tidak ada orang yang berani menimbun barang, terutama untuk komoditas yang cenderung naik harganya,” kata dia.

BACA JUGA:  Harga Bawang dan Sembako Masih Mahal

Sedangkan Kepala Dinas Pangtan Agus Suherlan mengatakan, pasokan beras di Kabupaten Purwakarta sangat stabil terlebih di Purwakarta dari bulan Maret sampai bulan Juli sedang panen raya, sekitar 6.000 Hektare setiap bulan panen tentunya peroduksi melimpah dan bertambah dari suplai-suplai dari kabupaten lain. Jadi untuk beras dari stok dan harga akan stabil.
“Untuk Purwakarta dari luas tanam 42.000 hektare pertahun itu konsumsi untuk Purwakarta sangat surplus. Dari 42.000 hektare dari per hektarnya paling rendah 6 ton itu sudah 260 ribu ton produksi gabah kering giling. Stok untuk purwakarta dirasakan cukup,” kata Agus.

Apabila ada kenaikan harga dari beberapa komoditas, Agus mengatakan, bersama Diskoperindag selain melaksanakan operasi pasar juga akan melaksanakan bazar atau pasar murah dibeberapa tempat. Pemkab pun sudah membentuk satgas Pangan untuk memantau harga dan distribusi untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri. “Ya tentu saja kita lakukan pemantauan terus menerus. Kalaupun ada barang yang sulit dan harganya meningkat, ya kita siapkan pasar murah atau bazar,” ucapnya.(mas/vry)