LAZIS Al-Falah Salurkan Modal untuk Pedagang Kecil

MODAL USAHA: Ketua Yayasan Al-Falah Kurdi Latief saat menyerahkan bantuan modal usaha secara simbolis kepada salah seorang pedagang kecil. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

Sebesar Rp 287.650.000 bagi 385 Penerima

PURWAKARTA-Yayasan Al-Falah yang menaungi Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (LAZIS) Al-Falah Purwakarta, kembali membagikan bantuan modal usaha kepada para pedagang kecil. Prosesi pembagian modal dagang tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Falah Jalan Flamboyan Dalam Nomor 316 Kebon Kolot, Kelurahan Nagri Kaler, Purwakarta, Ahad (16/6).

Ketua Yayasan Al-Falah Kurdi Latif bersyukur pihaknya masih konsisten memberikan bantuan kepada para pedagang kecil yang berada di berbagai wilayah di Purwakarta.

“Alhamdulillah tahun ini jumlah penerima bantuan modal dagang kembali bertambah, yakni sebanyak 385 pedagang kecil dengan jumlah dana yang disalurkan total senilai Rp287.650.000,” ujarnya kepada koran ini.

Dijelaskannya, Yayasan Al-Falah memiliki visi zakat, infak, dan sedekah adalah sarana yang paling efektif untuk mengentaskan kemiskinan bila dikelola dengan benar berdasarkan aturan Alquran dan hadits.

“Dengan visi tersebut, sejak 1998 lalu hingga kini, LAZIS Al-Falah berkomitmen membantu para pedagang kecil di Kecamatan Purwakarta dari sisi modal usaha,” kata Latif.

Dengan semakin bertambahnya para penerima bantuan modal usaha, pihaknya berharap agar para amilin semakin aktif mencarikan para muzakki baru.

“Pun halnya bagi para muzakki yang turut hadir hari ini hendaknya juga dapat mengajak muzakki baru. Termasuk para mustahik bisa ikut serta mencari muzakki baru,” ujarnya.
Latif juga menaruh harapan besar kepada berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta, untuk dapat membantu pemasukan jumlah dana sehingga bisa disalurkan pada tahun berikutnya.

“Dari tahun ke tahun jumlah penerima semakin bertambah. Ini salah satu bukti manfaat zakat bagi para pedagang kecil yang menerima bantuan tanpa dibebani bunga atau agunan (jaminan),” kata Latif.

Dirinya juga menjamin para pengurus LAZIS Al-Falah telah dibekali dengan ilmu agama, yakni Alquran Surat Al-Baqarah ayat 254 dan 277 dan Surat At-Taubah ayat 60, serta ditunjang UU No. 38/1999 dan Keputusan Menteri Agama No. 581/1999.
“Kami juga setiap tahunnya secara rutin melaporkan hasil kerja kepada Camat Purwakarta dan ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama Purwakarta beserta Neraca Akhir Keuangan,” ucapnya.

BACA JUGA:  102 Pesantren akan Terima Bantuan Masing-masing Rp50 Juta

Sementara itu, Camat Purwakarta Juddy Herdiana melalui Kasi Kesos Very Sahron Fajar sangat mengapresiasi program LAZIS Al-Falah. “Di samping membantu pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat, juga memicu pedagang kecil untuk mengembangkan usahanya,” kata Very.

Terlebih, keberhasilan program ini, sambungnya, otomatis dapat mengurangi praktik rentenir di masyarakat. “Mudah-mudahan bukan hanya di Al-Falah, tapi bisa dilaksanakan di masjid-masjid lainnya. Memang banyak tantangannya tapi sangat besar pula manfaatnya,” ujar Very.

Senada disampaikan Lurah Nagri Kaler Sobandi melalui Kasi Kesos Bayi Sobari. “Alhamdulillah kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pedagang kecil. Apresiasi saya juga sampaikan kepada para muzakki, semoga Allah Swt membalas pahala dengan berlipat ganda,” ucapnya.

Yang istimewa, kata dia, pedagang boleh tidak mengembalikan pinjaman tersebut. “Alasannya bisa karena usahanya kurang berkembang atau hal lainnya. Namun dengan catatan pada tahun berikutnya tidak dapat mengikuti kembali program ini. Nah, bagi yang mengembalikan bisa ikut terus-menerus setiap tahun,” ujarnya.

Ditemui di lokasi yang sama, salah seorang pedagang kecil penerima bantuan modal, Entin Suhartini (68), yang merupakan warga Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan modal dagang tersebut.

“Kalau tidak salah, saya sudah menerima bantuan modal sebanyak enam kali berturut-turut. Mulai dari Rp200.000 hingga terus berkembang menjadi Rp1 juta. Alhamdulillah, diberikan waktu 10 bulan untuk mengembalikan, tanpa bunga, tanpa syarat,” kata pendagang sembako ini.

Dijelaskannya, program bantuan modal LAZIS Al-Falah ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan usaha. “Harapannya bisa langgeng jumlahnya bisa tambah lebih besar. Usaha saya juga semakin berkembang,” ucapnya.(opl/add/vry)