Peringati Isra Mi’raj, Ponpes Al-Muhajirin Ajak Umat Jaga Salat

PURWAKARTA-Ribuan jemaah menghadiri peringatan Isra Mi’raj 27 Rajab 1440 Hijriah yang digelar Pondok Pesantren Al-Muhajirin Kampus I, Jl. Veteran No. 155, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Rabu (3/4).

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin yang juga Rois Suriah Nahdlatul Ulama Purwakarta DR KH Abun Bunyamin MA. Turut hadir KH Imanuddin Najib, pengasuh Majlis Sirojul Munir Majalengka.

Dalam tausiyahnya, KH Abun Bunyamin MA menyebutkan Isra Mi’raj adalah mukjizat berupa perjalanan Nabi Muhammad Saw ke langit ke-7 untuk mendapatkan perintah salat.

Yang dimaksud dengan peristiwa Isra, kata KH Abun, adalah perjalanan Nabi Muhammad Saw di malam hari dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem.

Sedangkan Mi’raj sambungnya, adalah dinaikkannya Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsa menuju ke langit ketujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha.

Dijelaskannya, perintah salat yang diperoleh Nabi Muhammad Saw dari Allah SWT merupakan perintah yang sangat bermanfaat bagi umat, khususnya dalam membentuk karakter seorang muslim yang taat.

“Inti dari memperingati Isra Mi’raj adalah menjaga hubungan baik antara manusia dengan Allah SWT, yakni melalui ibadah salat,” kata KH Abun.

Seorang muslim yang menjaga salatnya, kata KH Abun, otomatis memiliki hubungan baik pula dengan sesama umat. “Pastilah dia orang yang jujur, berakhlakul karimah, dan amanah,” ujarnya.

Ada pun sosok tersebut juga terlihat dari Presiden RI Ir Joko Widodo. “Beliau sosok yang menjaga salatnya. Amanah dalam mengemban tugasnya sebagai seorang pemimpin. Juga sukses membangun negeri ini,” katanya.

Ada pun kaitan dengan Pilpres 2019 ini, KH Abun berharap Presiden Jokowi yang berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin bisa terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

“Di Jawa Barat sendiri menurut survey pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin akan menang. Bahkan, kami optimis keduanya bisa menang di atas 60 persen,” ucapnya.(add/man)