Sapma-PP Purwakarta Menyerahkan Masker dan Hand Sanitizer untuk Awak Media

PURWAKARTA-Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila atau Sapma-PP Kabupaten Purwakarta menyerahkan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hand sanitizer kepada awak media.

Ketua Sapma-PP Purwakarta Aria Agustian mengatakan, pihaknya menyadari betul pentingnya peran serta seluruh lapisan masyarakat untuk membantu pemerintah dalam upaya percepatan penanggulangan COVID-19 di Indonesia. Tak terkecuali peran serta awak media.

“Untuk itu, kami menyerahkan APD berupa masker dan hand sanitizer kepada awak media yang tergabung dalam PWI Purwakarta,” kata Aria usai penyerahan di Sekretariat PWI Purwakarta, Jumat (10/4).

Penyerahan APD disampaikan langsung secara simbolis oleh Ketua Sapma-PP Purwakarta Aria Agustian kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Peduli Kabupaten Purwakarta, Dicky Zulkifli.

Menurut Aria, pembahasan mengenai COVID-19 bukan soal tatanan dan klasifikasi sosial.

Saat ini, kata dia, selain tenaga medis, ada jajaran personel keamanan dan petugas tanggap bencana yang berada di garda terdepan penanggulangan Covid-19. Ada pula sosok awak media yang hendaknya juga menjadi perhatian.

“Teman-teman pers atau awak media juga kami anggap sebagai pahlawan. Mereka siap sedia membantu semua penyebaran informasi yang sangat penting yang sifatnya tidak membuat resah masyarakat,” kata Aria.

Ketua PWI Peduli Purwakarta Dicky Zulkifli mengapresiasi kepedulian Sapma-PP Purwakarta tersebut. “Bahkan Pemda Purwakarta sekali pun belum memberikan bantuan kepada para jurnalis sampai saat ini,” kata Dicky.

Padahal, sambungnya, kawan-kawan jurnalis di lapangan bertugas tanpa henti menyampaikan informasi terpercaya untuk masyarakat ditengah pandemi COVID-19. Seolah tanpa takut akan risiko terpapar yang bisa terjadi kapan saja.

PWI mengapresiasi langkah Sapma-PP Purwakarta yang memberikan perhatian lebih kepada insan pers. “Bahkan ini yang perdana dan baru satu-satunya organisasi yang membantu awak media,” ucapnya.

Mengingat, insan pers merupakan kelompok terdepan dalam hal memberikan informasi valid seputar COVID-19.

“Ironisnya, insan pers saat ini tidak termasuk ke dalam profesi yang rentan terjangkit COVID-19,” ucap Dicky.(add/ded)