10 Desa di Tanjungsiang Terdampak Bencana Banjir, Bupati: Kita Sudah Upaya dan Usaha

10 Desa di Tanjungsiang Terdampak Bencana Banjir, Bupati: Kita Sudah Upaya dan Usaha TANJUNGSIANG - Hampir seluruh desa di Kecamatan Tanjungsiang terdampak akibat luapan air semalam. Disebutkan Camat Tanjungsiang Dwiyana, dari sepuluh desa semuanya terdampak, hanya tingkat kerusakannya berbeda-beda. Kamis (3/12). Sesangkan Bupati Subang H. Ruhimat, hari yang sama juga cek langsung lokasi bencana luapan sungai di Cisalak dan Tanjungsiang. Bupati didampingi kalak BPBD, dan Camat Cisalak, juga beberapa tim menjangkau, wilayah terdalam di Kecamatan Cisalak, Ciheudeung dan sekitarnya. Dilaporkan bahwa saat ini debit air, sudah jauh lebih menurun, hanya saja lumpur yang terbawa air, dari longsoran beberapa titik di wilayah Cisalak dan Tanjungsiang masih tersisa. Bupati menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi, dia menyampaikan bahwa musibah ini merupakan musibah yang sama sekali tidak dikhendaki oleh siapa pun. "Kita bukan tidak berupaya, sebelumnya sudah kita upaya dan usaha bahkan beberapakali kita gorol kan di sekitar Cisalak dan Tanjungsiang, membersihkan sungai dan sebagainya, namun khenendak Tuhan berkata lain," ujarnya. Terkait jumlah kerugian dan tindakan yang saat ini akan dilakukan, tim Muspika dan BPBD masih melokalisir.(idr/ded) Bupati Subang H. Ruhimat dan Camat Tanjungsiang Dwiyana melakukan pengecekan lokasi banjir

TANJUNGSIANG – Hampir seluruh desa di Kecamatan Tanjungsiang terdampak akibat luapan air semalam.

Disebutkan Camat Tanjungsiang Dwiyana, dari sepuluh desa semuanya terdampak, hanya tingkat kerusakannya berbeda-beda, Kamis (3/12).

Sesangkan Bupati Subang H. Ruhimat, hari yang sama juga cek langsung lokasi bencana luapan sungai di Cisalak dan Tanjungsiang.

Bupati didampingi kalak BPBD, dan Camat Cisalak, juga beberapa tim menjangkau, wilayah terdalam di Kecamatan Cisalak, Ciheudeung dan sekitarnya.

Dilaporkan bahwa saat ini debit air, sudah jauh lebih menurun, hanya saja lumpur yang terbawa air, dari longsoran beberapa titik di wilayah Cisalak dan Tanjungsiang masih tersisa.

Bupati menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi, dia menyampaikan bahwa musibah ini merupakan musibah yang sama sekali tidak dikhendaki oleh siapa pun.

“Kita bukan tidak berupaya, sebelumnya sudah kita upaya dan usaha bahkan beberapakali kita gorol kan di sekitar Cisalak dan Tanjungsiang, membersihkan sungai dan sebagainya, namun khenendak Tuhan berkata lain,” ujarnya.

Terkait jumlah kerugian dan tindakan yang saat ini akan dilakukan, tim Muspika dan BPBD masih melokalisir.(idr/ded)