455 Hektare Lahan Sawah Terancam Gagal Panen

PENDATAAN: Petugas penyuluh pertanian saat mendata area sawah yang mengalami kekerinngan pasca tanam di Kecamatan Pusakajaya. YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES

Alami Kekeringan Akibat Minim Pasokan Air

SUBANG-Kesulitan air di puncak musim kemarau, terus menerus berlangsung. Akibatnya, sebanyak 455 hektare sawah dari 6 Desa diwilayah Kecamatan Pusakajaya alami kekeringan.

Kepala UPTD Pertanian Pusakajaya Surni menuturkan, sebanyak 455 hektare sawah tersebut memerlukan tindakan penyelamatan. Beberapa desa diantaranya telah mengajukan permohonan bantuan air pada Pengamat Pengairan Pusakanagara. “Ini sedang berupaya diajukan, mudah mudahan bisa terselamatkan karena ada beberapa diantaranya yang akan panen,” kata Surni kepada Pasundan Ekspres, Rabu (16/9).

Dari data tersebut, Surni merinci sebanyak 50 hektare di Bojongjaya, Desa Cigugur 90 hektare, Desa Cigugur Kaler 65 hektare, Karanganyar 100 hektare, Kebondanas 75 hektare serta Pusakajaya 75 hektare. “Minus dua desa yakni Rangdu dan Bojongtengah yang masuk kategori aman,” imbuhnya.

Saat ini, umur padi di Kecamatan Pusakajaya mulai dari 0-60 hari setelah tanam. Total dari 3.907 hektare lahan sawah yang ada, masih ada 521 hektare sawah yang belum tanam. “Yang menjelang panen ada di Desa Kebondanas juga Karanganyar, perkiraan bulan September akhir atau awal Oktober,” tuturnya.(ygi/sep)