Ada Pelabuhan Patimban, Jalan Kabupaten Masih tetap Rusak

YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES PERLU PERHATIAN: Kondisi jalan kabupaten di Desa Karanganyar yang rusak dan seperti kubangan ketika musim hujan.

PUSAKAJAYA-Pemerintah Desa Karanganyar Kecamatan Pusakajaya berharap jalan kabupaten dari jalan Pantura menuju Dusun Sukarasa dan Sukaenok bisa segera diperbaiki. Pasalnya, warga mengeluhkan kondisi jalan yang notabene milik Pemda Kabupaten Subang namun masih rusak.

“Betul. Keluhan dari warga sudah banyak sekali untuk memperbaiki jalan tersebut,” kata Pjs Kepala Desa Karanganyar Kecamatan Pusakajaya Susanto SE.

Pihaknya juga telah menyampaikan usulan tersebut baik dalam Musrenbang maupun dalam berbagai kesempatan melalui media masaa. Bahkan, warga juga tak jarang banyak yang mengunggah kondisi kerusakan jalan di media sosial.

“Sudah beberapa kali usulan, tapi realisasinya masih minim. Belum tuntas,” ucapnya.

Pada tahun ini juga, Susanto menyebut, akan kembali menyampaikan usulan perbaikan jalan tersebut dalam Musrenbang Kecamatan Tahun 2021 untuk tahun 2022. Pihaknya juga mengharapkan agar pada tahun 2022 mendatang ada realisasi dari usulan tersebut.

“Akan kami masukan lagi ke dalam daftar usulan. Entah itu masuk ke pagu kecamatan atau ke dinas terkait,” imbuhnya.

Sebab, jalan tersebut saat ini sebagai salah satu penunjang akses ekonomi warga dan akses pertanian. Dengan dukungan infrastruktur yang baik serta memungkinkan kedepan ketika Pelabuhan Patimban beroperasi, derah tersebut akan terus terdongkrak dari segi ekonomi.

“Bisa terdongkrak, dari segi ekonomi maupun akses jalan dan kemudahan bagi warga dalam berbagai aktivitas,” jelasnya.

Sebelumnya, Camat Pusakajaya Vino Subriadi mendorong peningkatan jalan di Desa Karanganyar untuk akses menuju Pelabuhan Patimban. “Jalannya sudah ada, tapi kondisinya rusak. Nah kita dorong untuk bisa menjadi akses ke Pelabuhan Patimban, apalagi kita gerbangnya menuju Subang dari Kabupaten tetangga yakni Indramayu yang sangat dekat sekali,” kata Vino.

Vino menyebut, keberadaan Pelabuhan Patimban harus disikapi dengan bijak kaitannya dengan persiapan infrastruktur di Kecamatan Pusakajaya. Untuk itu, di Musrenbang tahun ini, ia menyebut, tak ada lagi yang namanya bagi-bagi kue atau anggaran.

“Kita kembali lagi ke prioritas, penyelesaian jalan kabupaten atau jalan poros antar desa yang belum selesai, peningkatan dan manfaat untuk masyarakat akan lebih terasa. Apalagi mau ada Pelabuhan Patimban,” ucapnya.(ygi/ysp)