Adi Priatna Siap Rampungkan Infrastruktur, Segera Bentuk BUMDes

Adi Priatna, Kepala Desa Purwadadi Barat.

PURWADADI-Menjabat sebagai Kepala Desa yang ketiga periodenya di Desa Purwadadi Barat membuat Adi Priatna ingin segera menuntaskan, sejumlah program kerja yang belum beres di desanya.

Dirinya menyebut, pekerjaan yang belum tuntas itu dengan istilah program lanjutan, yang menjadi prioritasnya adalah menuntaskan sejumlah jalan desa.

“Sepanjang tahun ini, saya akan melaksanakan program lanjutan untuk beberapa jalan desa, yang masih belum beres. Pokoknya tahun ini harus beres. Setelah itu sesuai dengan Musrenbang di tingkat kecamatan, saya akan fokuskan perhatian saya pada pembangunan ekonomi masyarakat desa, dengan sesegera mungkin dibentuk Bumdes” Jelasnya Adi Priatna kepada Pasundan Ekspres.

Dia menyampaikan alasan, kenapa hingga sampai saat ini Bumdes belum berdiri di Desa Purwadadi Barat, menurutnya karena beberapa faktor, pertama karena sebelumnya fokus pada pembangunan infrastuktur, kedua tidak diwajibkan, saat ini sehubungan infrastuktur yang menjadi keinginan masyarakat sudah rampung.

Dengan itu, kata Adi Priatna, maka alokasi dana desa akan digeser pada pembangunan ekonomi, termasuk berdirinya Bumdes.

‘Kita akan segera bentuk BUMDes,” katanya.

Saat dimintai keterangan potensi apa saja yang ada di Desa Purwadadi Barat yang bisa di sokong bantuan oleh Bumdes nantinya, Adi Priatna menjawab, sejumlah usaha-usaha rumahan dan keterlibatan warga di pasar hewan Purwadadi Barat.

“Hasil pemngamatan saya di Purwadadi Barat ini, banyak terdapat industeri rumahan, membuat kerupuk dan kerajinan, ditambah keterlibatan masyarakat di Pasar Hewan,” tambahnya.

Dipun ingin masyarakat Desa Purwadadi Barat yang terlibat di Pasar Hewan bukan hanya jadi calo, tetapi membuka jasa untuk penggemukan apalagi untuk musim-musim ramai pembeli seperti bulan Raya Agung atau lebaran haji.

Menurut Adi Priatna Pasar Hewan yang terdapat di Purwadadi Barat, merupakan pasar hewan terbesar di Subang yang bertransaksi hingga skala nasional, meski bukan aset desa, dirinya merasa bersyukur sebab banyak warga masyarakatnya yang terlibat dalam roda ekonomi di pasar hewan tersebut.

“Pasar Hewan itu retribusinya bukan oleh desa, masuk langsung ke Pemda, tetapi saya merasa diuntungkan dengan keterlibatan warga desa Purwadadi Barat, baik langsung atau tidak, sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat Purwadadi Barat. Makanya perlu didukung oleh Bumdes yang akan kami dirikan nanti, minimal untuk bantuan modal bagi masyarakat kami,” tambahnya lagi.

Dia hanya berharap agar dana bantuan dari pemerintah untuk desa, bisa diserap dan teralokasikan ke masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.(idr/dan)