Atlet Karate SMAN 2 Raih 10 Medali Tingkat Jawa Barat

PRESTASI: Atlet karate SMAN 2 Subang berhasil meraih 10 medali terdiri dari lima medali perak dan lima perunggu dalam kejuaraan tingkat provinsi Jawa Barat. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Prestasi para atlet karate SMAN 2 Subang tidak diragukan. Belum lama ini 10 atlet karate SMAN 2 Subang berhasil meraih 10 medali terdiri dari lima medali perak dan lima perunggu dalam kejuaraan tingkat provinsi Jawa Barat.

Prestasi tersebut didapat dalam kejuaraan Wanian Karate Open 2018 yang digelar 22-23 September di Purwakarta.

Para atlet yang memperoleh perak antara lain Yuli Endah, Rossy Anggilia, Arienda Inggar, Rae Bentang dan Efraen Gabriel. Sedangkan atlet yang memperoleh perunggu antara lain Dima Ramuhyi, Deliawati Sartika, Fauzan Andika, MegaPutri dan Venty Anggriani.

Kepala SMAN 2 Subang, Drs H Bagja Gumelar MMPd melalui pelatih karate Yana Mulyana mengatakan, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah. Sekolah mengapresiasi perjuangan para siswa dan alumni yang telah mengharumkan nama sekolah.

“Sebanyak 10 medali yang didapat itu, dua orang di antaranya disumbangkan oleh dua alumni. Ini merupakan kebanggaan bagi sekolah,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.

Yana mengatakan, meskipun tidak semua atlet yang diikutsertakan dalam kejuaraan tersebut tidak memperoleh medali, sekolah tetap mengapresiasi perjuangan seluruh atlet.
“Yang ikut pertandingan itu 18 orang, yang berhasil meraih medali 10 orang. Sebanyak delapan orang lagi belum mendapat kesempatan meraih medali, kita yakin nanti akan semakin banyak atlet yang berprestasi meraih medali dalam kejuaran lainnya,” jelasnya.

Dia mengatakan, untuk berprestasi dibutuhkan latihan yang konsisten setiap minggunya. “Yang terpenting atlet ini harus rutin melakukan latihan. Kami dari sekolah memberikan dukungan penuh agar para atlet untuk meningkatkan prestasinya,” ujarnya.
Yana menuturkan, antusias siswa SMAN 2 Subang terhadap bela diri karate cukup tinggi. Yang tergabung dalam ekstrakurikuler karate tercatat sebanyak 80 orang.

“Pembinaan kepada siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler karate sangat maksimal. Melalui pembinaan ini banyak dari mereka yang kemudian menjadi atlet-atlet yang berprestasi,” pungkasnya.(ysp/ded)