Bupati Subang Tekankan Pentingnya Pemerataan Pendidikan

MENDUKUNG: Bupati Subang H Ruhimat, saat menghadiri kegiatan Pembukaan Sosialisasi pembelajaran jarak  jauh selama darurat bencana  Covid-19, di SMAN 1 Cisalak, Selasa (22/9).

SUBANG-Keberadaan sekolah negeri di tingkat kecamatan memudahkan akses siswa. Mereka tidak harus pergi ke luar kecamatan demi mengenyam pendidikan di sekolah negeri.

Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Subang H Ruhimat, saat menghadiri kegiatan Pembukaan Sosialisasi pembelajaran jarak  jauh selama darurat bencana  Covid-19, di SMAN 1 Cisalak, Selasa (22/9).

Bupati memberikan apresiasi kepada komite sekolah yang berjuang untuk mendirikan SMAN 1 Cisalak. Secara khusus bupati menyampaikan terimakasih kepada  Ade Wawan yang sudah memberikan bantuan meminjamkan ruang kelas.

“Saya memahami betapa beratnya perjuangan dalam mendirikan sekolah negeri di Kecamatan Cisalak. Hal ini mengingat dengan pola zonasi  sekolah saat ini, untuk siswa yang akan masuk ke tingkat SMA Negeri, untuk kecamatan yang belum ada Sekolah Negeri tingkat SMA  pasti dengan sistem zonasi tersebut akan selalu gagal,” ungkapnya.

Sehingga akan hal itu, kata bupati, perlu adanya pemerataan sarana pendidikan. Sebelumnya warga masyarakat kecamatan Cisalak yang ingin melanjutkan ke tingkat SMAN dan SMK Negeri  harus bersekolah ke kecamatan di luar Kecamatan Cisalak yang tentunya akan membebani orang tua siswa.

“Sangat mendukung dan mendorong apa yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Cisalak yang mengupayakan sekolah negeri,” ungkapnya.

Dia berpesan kepada orang tua siswa yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi untuk tetap tinggal di rumah dan maklum dengan kondisi pandemi saat ini.

Bupati mengatakan, dengan berdirinyah  sekolah ini baik untuk meningkatkan kecerdasan dan moral bangsa.

 Apresiasi Masyarakat Dirikan SMAN 1 Cisalak

“Masyarakat perlu untuk memberikan kepercayaan dan semoga dapat mensupport apa yang sekiranya bisa dibantu. Meskipun penyelenggaraan pendidikan SMA dilaksanakan pihak provinsi, dalam hal memajukan pembangunan bukan berarti lepas begitu saja.  Kita akan diskusikan supaya  SMA Negeri 1 ini bisa lebih baik,” jelasnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Cisalak, Ahmad Fahmi mengatakan, SMAN 1 Cisalak berdiri sejak bulan Juli 2020 atau baru berdiri 2 bulan lalu. Kehadiran bupati dan jajaran diharapkan bisa memberikan semangat untuk seluruh jajaran pendidik untuk melaksanakan pendidikan di Kecamatan Cisalak.

“Kami berharap kualitas pelayanan pendidikan di sini dapat meningkat, dengan dibangun gedung sekolah yang representatif dan permanen,” jelasnya.

Pembukaan Sosialisasi pembelajaran jarak  jauh selama darurat bencana  Covid-19 didampingi Hj Yoyoh Ruhimat, Asda 1, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Camat Cisalak, jajaran pengajar dan  orang tua siswa SMAN Cisalak.(adv/ysp/ded)