Cabai Mahal, Warga Diimbau Tanam di Pekarangan

MELONJAK: Kabid Hortikultura Dinas pertanian Subang Sulaeman, saat meninjau kebun cabai di wilayah Subang. Dinas mengimbau masyarakat tanam cabai di pekarangan. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Subang mengimbau warga untuk menanam cabai di pekarangan, pot atau di lahan tidak produktif. Hal tersebut menyusul melonjaknya harga cabai di pasaran hingga menembus angkan Rp 80.000/kg.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas pertanian Subang Sulaeman mengatakan, melonjaknya harga cabai menjadi perhatiaan khusus dinas pertanian. Masyarakat juga masih sedikit yang mau menanam cabai. Dikarenakan ongkos produksi tanaman cabai cukup tinggi, selain itu kontur tanah juga menjadi alasan petani enggan menanam cabai.

“Ya kita melihat masyarakat tidak mau menamam cabai, karena perhitungan ongkos tanam perhektar saja, bisa mencapai Rp 30 juta dari mulai tanam hingga panen,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jelang Akhir Tahun, Bahan Pokok Naik

Dijelaskan Sulaeman, petani cabai di Subang terdata hanya ada di 2 Kecamatan seperti di Kecamatan Cijambe dan Serang Panjang. Petani cabai masuk dalam kelompok petani cabai dan hanya menggarap 2-3 hektar untuk di tanami cabai.