Diduga Gunakan KTP el Palsu, Banyak Nelayan Tak Dapat Bantuan Kartu Kusuka

YUGO EROSPRI / PASUNDAN EKSPRES SAMPEL KARTU: Kepala DKP Subang bersama Kepala Bidang Tangkap menunjukan sampel Kartu Kusuka.

SUBANG-Dugaan pemalsuan KTP el kini berdampak pada nelayan yang bakal menerima bantuan pemegang kartu Pelaku Usaha Kelauntan dan Perikanan (Kusuka). Dari 3.000 nelayan yang terdaftar, hanya 100 nelayan yang sudah menerima kartu bantuan dari Pemerintah Pusat tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Subang, Rahmat Ependi menjelaskan persoalan itu karena banyak ketidak sesuaian antara nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP el nelayan. Sehingga banyak nelayan yang gagal mendapatkan kartu Kusuka tersebut. “Program Kartu Kusuka itu program Pemerintah Pusat yang bekerjasama dengan bank BNI. Dari informasi yang kita dapat, baru 100 nelayan yan sudah menerima kartu kusuka tersebut. Padahal di Kabupaten Subang ada sebanyak 3.000 nelayan,” kata Rahmat saat dihubungi, kemarin.

Dia mengaku sudah meminta nelayan agar menyerahkan KTP el sebagai salah satu persyaratan untuk di input ke Kemendagri agar bisa mendapatkan Kartu Kusuka. Namun faktanya antara NIK dan nama yang tertera di KTP el tidak sama sehingga tertolak oleh sistem. “Mengenai hal ini, kami tidak mengetahuinya, karena tugas kami hanya menginput saja,” ungkapnya.