Disnakertrans Buka Layanan Kartu Kuning Online

KARTU ONLINE: Kepala Bidang Bina Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Subang Estuianto bersama Kepala seksi IPK ( Informasi Pasar Kerja ) Disnakertrans Subang Muksin pada layanan kartu kuning online. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

Pencaker Datang Langsung Ambil

SUBANG-Untuk memudahkan pelayanan para pencari kerja (Pencaker) Disnakertrans telah membuat layanan kartu kuning online. Dengan aplikasi tersebut Pencaker tak usah jauh datang ke kantor, hanya dengan android semua bisa diproses.

Kepala Bidang Bina Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Subang Estuianto saat ditemui Pasundan Ekspres mengatakan pihaknya akan memberangkatkan Pencaker asal Kabupaten Subang yang hendak bekerja di negara Jepang, setelah sebelumnya dilatih keterampilan bahasa di aula Disnakertrans oleh pihak UPI Bandung.

“Ya kita akan memberangkatkan pencari kerja asal Subang untuk diberangkatkan ke Jepang namun di latih dulu bahasa Jepang nya oleh pihak UPI Bandung ,” ujarnya

Dijelaskan Estuianto Pencaker yang dibutuhkan untuk diberangkatkan ke negera Jepang tersebut membutuhkan kuota sebanyak 200 orang. Pemkab Subang bekerjasama dengan forum Indonesia – Jepang untuk menempatkan TKI magang dan juga bekerja di negara Jepang.

Pencaker tersebut bisa magang dan bekerja di sejumlah bidang pekerjaan yaitu pertanian, makanan dan minuman dan juga pabrikan di Jepang ,” Kuota ada 200 maka dari itu mari jika ada yang berminat daftar ke Dinskaertrans Subang itu untuk di pertengahan bulan maret 2019. dari jumlah ini 90 persen laki-laki yang dibutuhkan,” tambahnya.

Kepala seksi IPK ( informasi pasar kerja ) Disnakertrans Subang Muksin mengatakan mengenai pembuatan kartu kuning ( pencaker ) memang pihaknya sudah menggulirkan pembuatan kartu kuning online dengan aplikasi teknologi.

Pencaker bisa masuk dengan menggunakan web yang disediakan dan hanya tinggal mengisi persyaratan – persyaratan nya sehingga nantinya ketika data sudah masuk secara online maka jika sudah selesai pencaker tersebut hanya tinggal datang ke Disnaker untuk mengambil kartu kuning yang sudah jadi.

“Ini sangat mudah sehingga tidak perlu ngantri berlama – lama di Disnakertrans, cukup membuka web Disnakertrans Subang dan mengisi persyaratan, nah jika sudah jadi pencaker tersebut tinggal menggambil saja kartu kuning nya,” tuturnya.

Dijelaskan Muksin tahun 2019 bulan Januari saja ada sebanyak 3.832 orang dan untuk penerapan aplikasi online, sebanyak 20 persen nya sehingga memang Pencaker Subang untuk kartu kuning online ini sudah cukup antusias. Maka dari itu pihaknya menghimbau kepada para Pencaker bisa melakukan pembuatan kartu online dengan cukup menggunakan teknologi juga ,” Ya sudah cukup bagus sehingga pencaker melek teknologi,” katanya.

Sementara itu Pencaker asal Tambakdahan Yulianti (19) mengatakan, dirinya datang ke Disnakertrans Subang mengambil kartu kuning setelah sebelumnya membuat kartu kuning secara online, dengan adanya pembuatan seperti ini sangat memudahkan,” enak dan hemat soalnya kalo ngantri lama, jadi pas datang kesini kan tinggal ngambil kartu kuning nya saja setelah sebelumya ngisi persyaratan di online ,” pungkasnya. (ygo/dan)