DKP Segera Buka Cold Storage, Siap Tingkatkan Konsumsi Ikan Hingga 50 %

DAMPINGI: Kepala DKP Subang Rahmat Ependi didamapingi Kabid Budi Daya Air Tawar, Dinar Wardinal usai diwawancarai. YUGO EROSPI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Subang akan segera meluncurkan Cold Storage atau gudang penyimpanan ikan, dalam waktu dekat. Cold Storage dibangun untuk tempat penyimpanan ikan agar lebih tahan lama.

Kepala DKP Subang, Rahmat Ependi mengatakan Cold Storage dibangun diatas lahan milik pemda sekitar 1000 m2. Meski sudah dibangunsejak 1 tahun yang lalu, gudang ikan tersebut belum bisa beroperasi lantaran minimnya daya listrik.

“Belum beroperasi karena tidak ada Genset untuk penyokong listrik. Sebab genset yang diperlukan harus berdaya minimal 150 ribu VA. Sehingga, jika terjadi padam listrik (ganguan kelistrikan), produk ikan yang ada di cold storage tersebut tidak rusak,” kata Rahmat kepada Pasundan Ekspres, Selasa (12/11).

Rahmat menyebut akan meminjam pakai genset dari Koperasi nelayan yang ada di Kecamatan Blanakan, untuk mengoperasikan Cold Storage pada awal tahun 2020. Pasalnya, sudah banyak para pelaku usaha ikan dan pembudidaya ikan, nelayan yang bertanya keberadaan Cold Storage tersebut. “Untuk bisa beroperasi, sementara, kita akan pinjam pakai genset dari koperasi nelayan Kecamatan Blanakan,” ujarnya.

Rahmat mengaku akan berkomunikasi dengan Bupati dan wakil bupati terkait penerbitan perbup (peraturan bupati) tentang keberadaan Cold Storage tersebut. Pasalnya, dengan beroperasinya Cold Storage, Pemkab Subang bisa mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD).