Kantor Pos Subang Cek Distribusi Bantuan Gubernur

CEK LAPANGAN: Kantor Pos dan berbagai pihak memantau pelaksanaan distribusi bantuan sosial Gubernur Jawa Barat, Selasa (5/5) di Cipunagara. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Kantor Pos Subang beserta berbagai pihak ikut memantau pelaksanaan distribusi bantuan sosial Gubernur Jawa Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan distribusi bantuan dampak Covid-19 tersebut.

Manager Operasional Kantor Pos Subang, Agus Solihudin mengatakan, telah melakukan pemantauan di lapangan pemberian bansos Provinsi Jabar di Desa Jati Kecamatan Cipunagara. Tepatnya di rumah penerima bansos yakni Sohaya yang bertempat tinggal di Kampung Jati RT 22 RW 05.

Berbagai pihak ikut memantau pelaksanaan distribusi bansos Gubernur Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut hadir perwakilan Kejari Subang, Polres Subang dan Polsek Cipunagara, Kodim 0605 Subang dan Danramil, Kantor Pos, DKUPP, dinas sosial, Bulog Subang, Sekmat Cipunagara dan Kades Jati. “Kami bersama-sama mengecek ke lapangan pendistribusian bantuan sosial Gubernur Jawa Barat. Para penerima sangat berterimakasih mendapat bantuan tersebut,” ungkap Agus kepada Pasundan Ekspres, Selasa (5/5).

Dia mengatakan, Kantor Pos hanya berperan melakukan pendistribusian bantuan saja. Pola kerja pengiriman sama seperti rutinitas seperti biasa. “Polanya seperti kurir seperti biasanya. Ada nama, ada penerima langsung kita serahkan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, ada 100 orang yang dilibatkan untuk pengiriman bantuan tersebut. Terdiri dari 60 kurir Kantor Pos dan 40 ojeg online termasuk pekerja harian lepas (PHL).
Dia mengatakan, untuk pengerjaan pengiriman bantuan secara keseluruhan kepada 31 ribu KK ini ditargetkan bisa selesai dalam waktu 15 hari. Namun bisa jadi bisa lebih cepat.
Agus menyampaikan, dalam satu hari proses pengiriman bisa sampai, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Satu kurir satu kali pengiriman dengan menggunakan kendaraan bermotor bisa mengangkut hingga tiga paket.

Bantuan yang dibawa berupa sembako terdiri dari beras 10 kg, makanan kaleng 4 buah, terigu 1 kg, vitamin C satu paket, mie instans 16 bungkus dan ditambah uang tunai Rp150 ribu.(ysp/sep)