Kemenag Subang Dorong Perda Pesantren

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang Agus Sutisna
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang Agus Sutisna

SUBANG-Kepala Kementerian Agama Kabupaten (Kemenag) Subang dr. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pdmendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) untuk pondok pesantren. Ketika di-Perda-kan, honor kyai dan tenaga pengajar akan bisa teranggarkan.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang dr. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., mengatakan, mengenai pondok pesantren, Kemenag mendorong agar bisa diterbitkannya Perda Pesantren, karena dengan banyaknya pondok pesantren yang ada di Kabupaten Subang.

“Saat ini sudah ada Undang-undang Pesantren, Peraturan Pengelolaan Pesantren, Perda Pesantren tingkat Jawa Barat. Kementrian Agama Kabupaten Subang sebagai leading sector, mendukung ada Perda Pesantren,” kata Kepala Kemenag Subang.

Ketika ada Perda Pesantren di Kabupaten Subang, kata dia, bisa jadi ada regulasi persyaratan pendirian pondok pesantren sudah jelas. Terpenting adalah ketika di pondok pesantren para kyai, ustad dan ustadzah memiliki gaji dan honor yang tetap. “Perda Pesantren bisa memayungi itu. Regulasinya nanti jelas dan implikasinya bisa ke pada para pembimbing pondok pesantren,” katanya.

Jumlah pondok pesantren di Kabupaten Subang, Agus memaparkan, ada sebanyak 510. Saat ini, Kemenag sedang gencar melakukan kunjungan ke pesantren, karena diestimasikan dari jumlah tersebut ada sekitar 160 an pondok pesantren yang sudah tidak beroperasional. “Tidak beroperasional, karena kegiatannya tidak ada. Kita masih melakukan pemilahan dan pengecekan sampai saat ini. Hanya saja estimasi kita bisa mencapai 160 an pesantren yang tidak beroperasional,” kata Kepala Kemenag Subang.