Keren!!! Subang Lima Terbaik Vaksinasi di Jabar tapi Sulit Capai Level 1, Ini Alasannya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi

SUBANG– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi mengungkapkan beberapa kendala-kendala penanggulangan Covid-19 baru-baru ini. Dokter Maxi bersama tim dari Satgas Covid-19 Kabupaten Subang, sedang berupaya optimal untuk mendorong Subang menginjak level paling rendah, yakni level 1.

Namun ada beberapa kendala yang menyulitkan jika dilihat dari kriteria level 1. Dokter Maxi membeberkan jika angka tracing kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Subang, masih di kisaran angka 8. Sedangkan kriteria turun ke level 1 itu, selain angka tracing nya minimal 15, juga kriteria angka kasus baru positif. Kemudian, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit dan angka kematian rendah di bawah 20 orang per-hari, juga angka kedisiplinan masyarakat akan prokes, kerumunan dan mobilitas menjadi penentu lainnya.

“Kita boleh bagus di semua kriteria kesehatan, penanganan, dan tingkat kepatuhan masyarakat, namun angka tracing kasus kita stagnan di angka 8 orang. Sehingga kita sulit untuk turun ke level 1 itu,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi.

Alasannya kata Kadinkes, petugas di lapangan kesulitan melakukan tracing tersebut, karena kebanyakan kasus orangnya tidak tinggal di Subang, sehingga untuk melakukan traching sampai ke 15 orang itu sulit dicapai.

BACA JUGA: Bermasalah dengan Bau Badan? Ini Lima Trik untuk Mengatasinya

“Masa orangnya berada di Jakarta, Kalimanatan dan beberapa daerah lain, harus kita tracing? Kemudian kita juga tidak memaksakan orang yang pernah kontak erat dengan yang terduga positif, sedangkan posisinya di luar Subang? Itulah kendala kita, yang menjadi alasan Subang tidak bisa turun ke level 1 itu,” terangnya.

Namun Ia tetap optimis, meski Subang tetap berada di level 2, namun semua kasus baru terus menurun dari pekan ke pekan berikutnya. Tetapi semua itu kembali lagi kepada tingkat disiplin masyarakat Subang, terhadap kepatuhan prokes, dan vaksinasinya tinggi.

BACA JUGA:  REAF Gelar Pagelaran Seni Budaya

“Gak jadi masalah, walau kita tetap berada di level 2. Kuncinya tetap berada di masyarakat, kalau masyarakat maa tetap longggar berada di level 2. Bisa terus kita. Tetapi jika tidak disiplin, ya wayah na saja. Kita ketat lagi atau berada di level 3 atau 4,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi.

Kabar gembiranya, Kadinkes menuturkan, capaian cakupan vaksinasi Kabupaten Subang total, baru mencapai 318.954 orang yang sudah di vaksin atau 24,82 persen dari 1,3 juta penduduk Subang yang wajib divaksin. Data cakupan vaksinasi tersebut, kata dr Maxi, untuk SDM kesehatan sudah tervaksin sebanyak 5.995 orang, atau 139,71 persen. Lansia 13.476 atau 9,59 persen. Petugas Publik 181.631 yang sudah di vaksin, atau 299,44 persen.

“Nah, inilah yang paling penting dahulukan kita vaksin, yaitu petugas publik, yang persentasenya cukup lumayan tinggi. Karena petugas publik ini merupakan salah satu kelompok yang memiliki transmisi penyebaran Covid-19 nya yang cukup rentan, dan ini menjadi kelebihan Subang. Meski dari total target vaksinasi kita 1,3 juta penduduk, kita baru mencapai 24 persennya lebih,” ungkapnya.

Kadinkes menyebutkan, petugas publik di Subang itu paling banyak, yang menjadi target vaksinasi hingga 3 kali lipatnya. “Ini sangat penting karena mereka ini mobilitasnya tinggi, banyak relasinya. Sehingga rentan tertular, dan menularkan virus Covid-19 kepada orang lain,” jelasnya.

Sementara itu cakupan vaksinasi, yang diberikan kepada masyarakat umum lanjut dia, 105.771 atau 11,39 persen. Selanjutnya remaja atau anak sekolah, 7.933 atau5,24 persen. Kemudian untuk Ibu hamil cakupannya 65 orang.

BACA JUGA: Bejat, Berikut Daftar Kasus Pedofilia di Subang yang Menghebohkan Publik

“Ya ini suatu hal yang cukup menggembirakan, dulu masih nol, sekarang untuk ibu hamil ini sudah mencapai 65 orang. Saya kira hari kemarin dan hari ini jiga sudah bertambah lagi,” imbuh Maxi.

BACA JUGA:  Fraksi PAN: Masyarakat Sudah Kesulitan, Segera Realisasikan Bantuan!

Total cakup vaksinasi di Kabupaten Subang ditambahkan Maxi, sudah mencapai 318.954 orang yang sudah di vaksin, atau 24,82 persen. “Dengan capaian itu, kita baru seperempat target vaksinasi kita,” tuturnya.

Sedangkan rangking Subang di Provinsi Jabar ditambahkan Maxi, untuk dosis pertama maupun kedua berada di peringkat ke 5. “Dengan raihan rangking tersebut, saya optimis Desember 2021 nanti program vaksinasi di Subang aelesai. Apabila pasokan vaksinnya lancar, tidak tersendat,” pungkas Maxi.(idr/vry)