Klinik Utama Mitra Medika Tambakan, Menuju Rumah Sakit Umum di Subang Selatan

SANTUNAN: Komisaris Utama PT Sunsi Rahmanto Makmur Kamal menyerahkan santunan kepada anak yatim dan jompo dalam Tasyakuran Klinik Utama Mitra Medika Tambakan Ke-5, Kamis (20/2). VERRY KUSWANDI/PASUNDAN EKSPRES

Meningkatkan Kinerja dalam Semangat Kebersamaan

Tanggal cantik 20-02-2020 menjadi hari spesial bagi Klinik Mitra Medika Tambakan, yang merayakan tasyakuran ke-5 tahun. Berbagai acara sosial digelar untuk pengabdian kepada masyarakat.

Pada tasyakuran Klinik Utama Mitra Medika Tambakan ke-5, diselenggarakan pengobatan gratis, donor darah dan pemeriksaan USG gratis untuk masyarakat Kecamatan Jalancagak. Pada puncaknya, klinik yang dibawah naungan PT Sunsi Rahmanto Makmur, menggelar santunan kepada anak yatim, jompo dan dhuafa di Desa Tambakan. Tausiyah dari Ustadz Didin dari Desa Kumpay melengkapi tasyakuran ke-5 tahun. Acara dihadiri pendiri PT Sunsi Rahmanto Makmur, dr H Sundoro dan H Toto Sumanto.

Pimpinan Klinik Utama Mitra Media Tambakan dr Indra Bagus Haryanto mengatakan, bertepatan dengan tanggal 20 Februari 2020 yang merupakan tanggal cantik, usia Klinik Utama Mitra Medika beranjak ke lima tahun.

Jika dilihat secara pertumbuhan manusia, lima tahun itu masuk dalam usia kemandirian. Kalau melihat anak-anak itu, sudah mulai mandiri, sudah mulai bergaul dengan teman-temannya.

Sudah bisa berkomunikasi dengan baik, sudah banyak melakukan hal-hal yang sendiri. Seperti makan minum, pakai baju semuanya bisa dilakukan pada usia lima tahun.

“Alhamdulillah, walaupun belum 100 persen, kita sudah bisa membuktikan itu. Alhamdulillah dengan amanah yang diberikan kepada kami, kita sudah bisa mandiri,” ungkapnya.

Dalam perjalannya, dr Indra tidak menampik banyaknya kendalam halangan dan rintangan untuk menuju ke titik tersebut. Meski demikian, amanah tersebut dijalankan dengan meningkatkan kinerja dalam kebersamaan hingga mencapai hal ke sana.

“Inilah hasilnya. Hari ini bisa kita lihat Klinik Utama Mitra Medika Tambakan masih tetep eksis untuk mengabdi kepada masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan di Subang Selatan. Alhamdulillah, kami berjibaku bersusah payah dari awal karena panduan kami sampai hari ini adalah 5K. Yaitu Kemauan, Kemampuan, Komitmen, Kepentingan bersama dan Kesempatan,” terangnya.

Hingga saat ini, Klinik Utama Mitra Medika Tambakan sudah memiliki 92 karyawan. Artinya, ada sebagian bahkan kalau untuk di kalangan umum hampir semuanya putra daerah, yaitu warga Tambakan.

“Alhamdulillah kita memberikan pekerjaan dan kontribusi yang positif terhadap masyarakat. Kita sudah punya dua dokter spesialis kandungan, satu dokter spesialis dalam, satu dokter spesialis anak, satu dokter spesialis telinga hidung dan tenggorokan. Kami juga sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan yang sudah menginjak tahun ketiga,” terangnya.

Meski demikian, dr Indra meminta doa dan dukungannya dari semua pihak, yang akan menambah dokter spesialis saraf, dokter spesialis matanya mungkin yang lain lainnya, sampai akhirnya Klinik Utama Mitra Media Tambakan akan mencukupi semua kebutuhan masyarakat.

Secara fasilitas, klinik temboknya sudah tinggi karena sudah dibangun dua lantai. Penambahan lantai dua, nanti kapasitas juga bertambah.

“Sekarang kapasitas ada 27 tempat tidur, tapi nanti setelah ada pengembangan, di tahun ini mencapai 60 tempat tidur. Dengan komposisi 40-50 persen disediakan untuk BPJS kelas tiga,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Sunsi Rahmanto Makmur Ir HM Kamal Kusmantoro mengatakan, tasyakuran memberikan semangat kepada klinik menambah doa untuk kemajuan Klinik Utaman Mitra Medika Tambakan.

Gagasan utama pendirian klinik, untuk membantu pemerintah daerah dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan di Subang Selatan yang tidak ada rumah sakit. Semoga keberadaan klinik mitra memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Dari tahun 2012, alhamdulillah berkat doa dan dukungan kinerjanya meningkat. Saya optimis akan terus bertambah ke depan untuk mensejahterakan masyarakat lingkungan. Komitmen kami memberikan pelayanan yang terbaik di bidang kesehatan yang selalu dibahas dalam setiap pertemuan komisaris,” ungkapnya.

“Kami berharap masyarakat merasakan manfaat keberadaan Klinik Utama Mitra Medika Tambakan. Ke depan, kami mencanangkan klinik akan dikembangkan menjadi rumah sakit umum di Subang Selatan. Target kami tahun 2020, menambah fasilitas klinik, apabila sudah laik menjadi rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, Plt Camat Jalancagak Moch Rusilo yang mengaku pernah dirawat di Klinik Utama Mitra Medika Tambakan merasa terharu dengan pelayanan yang diberikan selama dirinya dirawat inap. Camat juga bangga dengan kegiatan sosial yang menyantuni anak yatim, jompo dan dhuafa dalam tasyakuran ke-5 tahun.

“Saya kira Klinik Utama Mitra Medika Tambakan sudah mumpuni dan laik untuk ditingkatkan menjadi rumah sakit. Terima kasih atas sumbangsihnya kepada masyarakat berbagi bahagia Klinik Utama Mitra Medika Tambakan dan juga membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan Jawara Raga,” tandasnya.(vry)