Lidik dugaan pemotongan Bansos, Kejari Periksa Dinas Sosial Kabupaten Subang

pemotongan Bansos di subang
YUGO EROSPRI /PASUNDAN EKSPRES MENGIMBAU: Dinas Sosial ketika mengimbau masyarakat dalam penyaluran bantuan sosial.

SUBANG-Mengenai dugaan pemotongan program Bantuan Sosial Tunai (BST), saat ini masuk dalam penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang. Lokasi dugaan pemotongan, berada di wilayah Kecamatan Purwadadi.

Dinas Sosial Kabupaten Subang turut dimintai keterangan kaitan dugaan pemotongan. Diduga, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima Rp600 ribu hanya menerima Rp300 ribu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang melalui Kepala Bidang PFM, Saeful Arifin mengatakan, pihaknya dimintai keterangan atas dugaan pemotongan bansos Covid-19, yaitu program BST. Dinsos memang dimintai keterangan, namun sesuai tupoksinya Dinas Sosial Subang hanya mengusulkan penerima manfaat saja. “Iya kita juga dimintai keterangan, namun dalam program BST kita hanya mengusulkan penerima manfaat saja,” katanya.

Mekanismenya, Saeful menuturkan, sumber data dari RT-RW ke desa dan akhirnya ke Dinas Sosial, yang kemudian baru diusulkan ke Kemensos. “Itu mekansimenya. Dapat atau tidaknya, dari Kemensos yang menentukan,” ungkapnya.