Optimalkan PPOB, bank bjb Latih BUMDes di Desa Kasomalang Kulon

Desa Kasomalang Kulon
PELATIHAN: Pimpinan Cabang bank bjb Subang Rois Muhammad dan Kepala Bapenda Dadang Kurnianudin saat menghadiri pelatihan pelayanan BUMDes dalam PPOB. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Guna mengoptimalkan pelayanan Bumdes dalam Payment Point Online Bank (PPOB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) Subang melatih Agen PPOB Bumdes di area mata air Cimutan, Desa Kasomalang Kulon, Rabu (22/7).

Pimpinan Cabang Bank BJB Subang, Rois Muhammad mengatakan, pelatihan merupakan pembinaan terhadap BUMDes dalam membangun pola pikir, agar lebih aktif dalam kolaborasi bersama bank bjb, Bapenda dan Samsat. Rois berharap, ke depan bisa diharapkan fungsi dari pada PPOB di BUMDes bisa lebih maksimal.

“Ini masih dalam rangka mengoptimalkan pelayanan di BUMDes yang sudah bermitra dengan bank bjb, Bapenda dan Samsat Kabupaten Subang, dalam pelayanan Payment Point Online Bank (PPOB), intinya itu sih,” jelas Rois di Desa Kasomalang Kulon.

Baca Juga: Bank bjb Gandeng BUMDes Bantu Pemda Tingkatkan PAD

Menurut Rois, meskipun secara finansial masih dipantau terus, namun dari 33 BUMDes yang sudah menjalin kerjasama, saat ini sudah 19 BUMDes yang mulai aktif bertransaksi. Hal tersebut merupakan sebuah proses ke arah perbaikan.

“Mudah-mudahan dengan diadakan pelatihan ini, akan semakin mendorong peran BUMDes di tengah-tengah masyarakat, sehingga terasa manfaatnya. Tentunya ini akan meningkatkan PAD Kabupaten Subang,” tambahnya.

Kepala Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang, Dadang Kurnianudin mengungkapkan, kolaborasi dan inovasi yang dilaksanakan bersama bank bjb dan Samsat merupakan upaya untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“ini sebagai ikhtiar kita, sehingga ke depan sesuai arahan Pak Bupati minimal tahun ini ada satu BUMDes di setiap kecamatan. Hari ini baru sekitar 21 Kecamatan,” ungkapnya.

Dari segi pendapatan, Dadang menjelaskan, hasilnya sudah diketahui cukup optimal, dan membawa dampak atau pengaruh yang signifikan. “Alhamdulilah, hasilnya baik dan melonjak. Insya Allah akan terus ada pengoptimalan, sehingga terus ada perbaikan,” pungkas Dadang.(idr/vry)

BACA JUGA:  Kades Jalancagak: Pendataan RT dan RW Tak Ada Gunanya