SUBANG  

Pascakebakaran, Pasar Kalijati Mulai Diratakan

GUNAKAN ALAT BERAT: Kondisi pasar Kalijati pasca terbakar beberapa pekan lalu, kini sekelilingnya sudah dipagari seng, dengan alat berat sisa puing-puing kios yang terbakar mulai diratakan. INDRAWAN/PASUNDAN EKSPRES

Pedagang Siap Direlokasi

SUBANG-Dinas PUPR Kabupaten Subang mulai meratakan Pasar Kalijati paska terjadi kebakaran beberapa pekan lalu. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mengangkut puing-puing bangunan sisa kebakaran.

Pantauan Pasundan Ekspres pada Selasa (8/10), suasana pasar Kalijati belum sepenuhnya kembali normal. Sebagian pedagang sudah mulai berdagang dengan memanfaatkan ruang-ruang sempit di halaman depan.

Tim relokasi dari pedagang, Suyatna Egi mengatakan belum seluruhnya para pedagang kembali berdagang. “Saat ini para pedagang sudah mulai menandatangani kesediaan untuk direlokasi dan tidak akan menuntut apapun terkait kerugian karena kebakaran. Kami juga membuka posko di sekitar pasar untuk pengaduan para pedagang dan sebagainya,” jelas Suyatna Egi.

Mewakili pedagang, ia menyampaikan bahwa saat ini tuntutannya hanya satu yaitu perataan segera dipercepat, agar para pedagang bisa sepenuhnya kembali berdagang. Ketika Pasundan Ekspres mencoba mengkonfirmasi terkait bantuan yang akan diberikan oleh Pemda, Suyatna Egi menjawab, bahwa dirinya tidak tau menahu, sebab hingga saat ini belum ada tidak lanjut.

“Kalau terkait itu, harus dikonfirmasi pada tim 12, gabungan Pemdes, dan Pemcam. Saya belum tau, besarannya berapa, kapan bantuan tersebut cair dan sebagainya saya gak tau, sekarang saya fokus di pasar saja mengakomodir teman-teman pedagang,” tambahnya.

Camat Kalijati, Ahmad Hidayat melalui Sekmat Kalijati, Wawa Tursatwa menjelaskan bahwa bantuan Dana Tidak Terduga dari Pemda Subang belum diketahui jumlahnya. Dari hasil beberapa rapat juga berkas yang terkumpul, hari ini sudah mulai naik ke meja Bupati untuk selanjutnya ditindak lanjuti.

“Kalau jumlahnya saya belum tau, itu kan bagaimana kebijakan Pemda saja. Kami sudah ajukan, dan pada dua atau tiga hari ke depan baru bisa diketahui,” jelas Wawa.

Dia juga mengaku saat ini sedang fokus rekontruksi terlebih dahulu, baru setelah mengetahui jumlah bantuan dari Pemda, dirinya bersama tim relokasi akan mengalokasikan.

“Kalau saya fokus perataan, rekontruksi, tujuannya agar cepat pedagang kembali bisa berdagang,” pungkasnya. (idr/sep)