Pasokan Air Langka, Petani Jagung Merugi

POMPA AIR: Petani Jagung Kabupaten Subang musim kemarau saat ini tengah kekurangan pasokan air. Petanipun mengandalkan mesim pompa air menyedot aliran sungai terdekat. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

Upayakan Bantuan Mesin Pompa

SUBANG-Pasokan air langka, petani jagung merugi di musim kemarau ini. Petani pun berupaya membeli Dongfeng atau mesin pompa air untuk mengairi ladangnya. Sumber air dari Sungai Cilame.

Petani Jagung Leman warga Cikareo- Sadawarna Kecamatan Cibogo mengatakan, ladang jagung miliknya yang ditanam dilahan satu hektaran tersebut, pada musim kemarau saat ini sudah dua kali gagal panen akibat kekurangan pasokan air.

Diapun terpaksa membeli mesin pompa air, untuk mengairi ladangnya. Karena pasokan air tidak mencukupi, sehingga harus menyedot dari sungai yang terdekat.

“Saya terpaksa beli mesin pompa air, air yang ada di Sungai Cilame saya sedot untuk mengairi ladang saya,” katanya.

BACA JUGA:  Penanganan Kekeringan Terkendala Armada Tanki

Leman menuturkan, akibat kerugian dua kali panen terebut dirinya terpaksa meminjam dana kepada bandar untuk tetap bertahan. Setiap panen bila kondisi normal dan pasokan air cukup, dirinya mendapatkan untung sampai Rp 6-7 juta karena kerugian panen hanya bisa mendapatkan hasil Rp 1 juta saja.