Patahkan Politik Uang, Dang Agung Melenggang

Dang Agung, Caleg PDIP Dapil VI Subang

CIPUNAGARA-Semangat dan kepercayaan diri menjadi sebuah modal yang kuat dan mampu mengantarkan seseorang meraih kesuksesan. Mungkin hal itulah yang dimiliki oleh caleg PDIP Dapil VI Subang Dang Agung, yang sukses meraih kursi DPRD Subang untuk periode lima tahun kedepan.

Saat ditemui Pasundan Ekspres di kediamannya, Dang Agung pribadi yang bersahaja itu menyampaikan luka likunya , hingga akhirnya meraih suara kedua terbanyak dari sejumlah Caleg PDIP Dapil VI. Perolehan suaranya jauh dibawah seniornya H. Narca Sukanda (Cecep).

Awalnya Dang Agung masuk dan aktif berpartai di PDI Perjuangan, kemudian dia dipercaya menjadi Ketua PAC PDIP Kecamatan Cipunagara periode 2015-2020. Sosok yang mudah bergaul dan bermasyarakat di lingkungan wilayah Kecamatan Cipunagara. Sehingga masyarakat dari berbagai kalangan mengenal dekat sosok Dang Agung.

“Iya saya sudah cukup lama aktif di PDIP. Sekarang saya menjabat Ketua PAC untuk periode 2015-2020. Saya juga merasa bersyukur Alhamdulillah diberi kepercayaan dan amanah oleh masyarakat,” katanya.

Menurut Agung, masa kampanye yang begitu panjang membuat dirinya banyak bertemu orang, meski hanya segelintir orang. Dirinya turun ke kampung di setiap desa terutama di wilayah Kecamatan Cipunagara.

Kunjungan dan silaturahmi itu, hanya mengendarai sepeda motor Beat. Dia masuk keluar kampung, menemui pengurus partai tingkat ranting, tokoh masyarakat dan pemuda.

“Gak percaya ya, saya kampanye temuin warga hanya dengan motor Beat. Dan saya sampaikan, jika dinilai saya pantas jadi wakil rakyat, silahkan pilih saya . Bila tidak pantas, itu hak politik warga, ” ujar Dang Agung, mengingat saat kampanye dulu.

Lebih lanjut Agung menuturkan, saat kampanye dia tidak mengumbar dan menjanjikan sesuatu. Saat itu dia hanya menyampaikan dan memberi edukasi kepada masyarakat, tentang peran dan fungsi wakil rakyat atau anggota DPRD.
“Iya tidak mengubar janji, tetapi masyarakat tahu tupoksi anggota dewan itu apa, ya saya jelaskan fungsinya, bugeting, legislasi dan pengawasan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Kampanye Dilarang Menghasut

Lebih lanjut Dang Agung menyampaikan, dengan hasil Pileg itu, dirinya merasa yakin bahwa masyarakat Cipunagara benar-benar menginginkan adanya sosok anggotan dewan di Kecamatan Cipunagara. hal itu dibuktikan dengan raihan suaranya yang melampaui target sekitar 3.500an sekian. Padahal kata Agung, dirinya tidak begitu diperhitungkan oleh sesama caleg PDIP juga caleg dari partai lain.

“Banyak yang bilang punya uang berapa mau nyaleg. Tapi ternyata politik perlu cost politik, tapi uang bukan segalanya. Kembali kepada kepercayaan dan amanah rakyat. Dan saya bersyukur dipercaya oleh rakyat mudah-mudahan bisa membawa amanah ini,” ucapnya.

Selanjutnya kata Agung, proses kampanye yang begitu melelahkan dan panjang, dirinya tidak membentuk tim khusus. Untuk alat peraga kampanye pun (APK) tidak terlalu menjamur ke pelosok-pelosok desa. Semua itu kata dia, berkat dan murni hasil silaturahmi dengan masyarakat.

Dengan hasil itu, Agung mempunyai obsesi dan gagasan, untuk memajukan pembangunan di wilayah Kecamatan Cipunagara dan sekitarnya mulai dari bidang infrastruktur, pemdidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.(dan)