Pembangunan Access Road Menuju Pelabuhan Patimban Masuk Tahap Akhir

Access Road Menuju Pelabuhan Patimban
PENAMPILAN: Access Road Pelabuhan Patimban yang sudah masuki tahap akhir dengan presentasi progress pembangunan mencapai 94%. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pembangunan access road menuju Pelabuhan Patimban mendekati tahap akhir. Saat pekejaan hingga 8 Agustus sudah mencapai 94%.
Jalan sepanjang 8,2 KM saat ini sudah mulai menyambung dari STA 0 hingga bagian paling akhir.

PPK Paket IV Kementrian PUPR Noor Fachri S.T M.T mengatakan, pemasangan girder di area ujung atau putaran jalan telah terpasang dan telah dilakukan pengecoran.

“Alhamdulillah sudah mulai masuki tahap akhir dan finishing, tapi ada masa tunggu kering pengecoran dulu,” kata Fachri saat ditemui Pasundan Ekspres di Kantor Satker Kementrian PUPR untuk Pelabuhan Patimban di Mundusari Pusakanagara, Senin (10/8).

Baca Juga: Jasa Marga Sosialisasikan Rencana Pembangunan Tol Patimban

Selain itu, menurutnya, dari yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan dalam kunjunganya Minggu (9/8) lalu, ada beberapa pekerjaan seperti ramp on/ramp off temporary dari jalan akses yang akan dikerjakan oleh Paket 3 yakni Wika-PP. “Itu domainya ada 3 paket 3, tapi memang pembangunanya disekitar jalan akses yang nanti menghubungkan ke area terminal/dermaga,” ucapnya.

Sementara itu, ditargetkan menjelang soft opening pada November 2020, pekerjaan access road menuju Pelabuhan Patimban akan rampung di Bulan Oktober 2020. Setelah semua terhubung mulai dari girder hingga flyover, akan segera dilakukan pengaspalan. “Sekarang semua sudah terhubung dari 0-8,2 KM, tinggal pengaspalan dan pemasangan rambu dan marka jalan termasuk lampu penerangan,” terangnya.

Nantinya, seluruh akses jalan akan ditutupi dengan aspal hingga kebagian ujung. Termasuk dengan Lampu PJU yang terpasang untuk membuat penerangan di akses jalan menuju Pelabuhan Patimban. “Kita bilangnya black top, kenapa Black top? Karena ini lebih ke maintenance, sebab ini kan jalan elevated. Lalu juga jalan ini termasuk daerah khusus, mobil kesini bawa kontainer segala macam, jadi harus maksimal peneranganya,” imbuhnya.

Terkait rencana Jalan Tol dari Cipali menuju Patimban yang diprakarsai Jasa Marga, ia mendapat informasi akan segera dilakukan rapat konsultasi publik. “Infornya ada konsultasi public seperti rencana design dan melewati mana saja,” bebernya.(ygi/sep)