Petani Desa Mulyasari Percepat Tanam Padi

Desa Mulyasari
OLAH TANAH: Petani di Desa Mulyasari saat sedang melakukan olah tanah menggunakan traktor menyambut musim tanam gadu. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Manfaatkan gelontoran air yang tersedia, petani di Desa Mulyasari Kecamatan Binong percepat tanam padi. Saat ini, sebanyak 240 hektare di Blok Barat mulai ulah tanah dari Total 518 hektar lahan sawah yang ada di Desa Mulyasari.

PPL BPP Binong Saeful Hadi menuturkan, saat ini untuk di Kecamatan Binong mulai serempak percepat tanam padi.Desa Cicadas dan Desa Nanggerang menjadi yang petamamemulai tanam padi. Bahkan saat ini umur padi sudah berkisar diangka 1 bulan.

“Karena Cicadas, Nanggerang dan sebagian Karangwangi juga sudah tanam,” ucap Saeful kemarin pada Pasundan Ekspres.

Baca Juga: Petani Sayuran di Lembang Tak Terdampak Pandemi, Tetap Stabil Meski Harga Turun

Upaya percepatan ini sesuai dengan intruksi Menteri Pertanian saat melakukan kunjungan ke Patokbeusi beberapa waktu lalu yang meminta untuk segera tanam. Apalagi, dalam masa tanam musim gadu ini, kondisi air saat ini masih tersedia dan cukup.

“Makanya untuk diwilayah depan mengawali, takutnya jika nanti atau ditunda-tunda malah akan kesusahan air,” jelasnya.

Sebab, ada prediksi jika kemarau panjang bisa saja terjadi. Apalagi dengan kondisi pandemic Covid-19 ini, ketahanan pangan diutamakan.“Maka, percepatan tanam padi menjadi keharusan. Saat ini untuk Desa Mulyasari sudah berada diangka 50% untuk olah tanah, 50% di Blok timur segera menyusul,” ucap Saeful.(ygi/sep)