Serapan Anggaran Minim, Sanksi Menanti Kadis

APBD perubahan 2021
YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES SEPAKAT: Bupati Subang H Ruhimat dan Ketua DPRD Subang H Narca Sukanda menunjukan dokumen persetujuan APBD perubahan 2021, Selasa (19/10).

SUBANG-Bupati Subang, H Ruhimat mengancam akan memberikan sanksi kepada kepala dinas yang tidak maksimal menyerap anggaran di dinasnya. Diketahui, hingga Oktober ini anggaran baru terserap 50 persen.

Pasca disetujuinya APBD perubahan 2021 dalam rapat paripurna pada Selasa (19/8), Bupati Ruhimat meminta agar para kepala dinas menyerap anggaran semaksimal mungkin dalam waktu dua bulan ke depan. “Yang jelas kami akan maksimalkan, agar dalam waktu dua bulan ini bisa efektif dan produktif,” ujarnya.

Dia mengatakan, beserta jajarannya akan berusaha maksimal menjalankan apa kegiatan sesuai dengan apa yang disetujui dalam APBD perubahan 2021.

Mengenai sanksi bagi kepala dinas yang serapan anggarannya minim, Ruhimat tidak merinci sanksi dimaksud. Menurutnya, ketika ada yang dinas berprestasi serapannya maksimal akan dibarengi juga dengan reward. Sebaliknya, jika serapan anggaran minim akan dikenai sanksi.

“Ya itu pasti (sanksi, red). Selama ini jika ada yang berprestasi pun kan kita berikan reward, tapi demikian yang leha-leha kami akan berikan sanksi,” jelasnya.

Ketua DPRD Subang, H Narca Sukanda mendukung langkah bupati mengenai sanksi bagi kepala dinas yang serapan anggaran di dinasnya minim.