Sponsor Ilegal Dipolisikan, Sejak Tahun 2017 54 TKI Tewas

DILAPORKAN: Disnakertrans melaporkan sponsor ilegal ke Polsek Cipeundeuy karena hendak memberangkatkan TKI ke Arab Saudi yang masih moratorium. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Disnakertrans Kabupaten Subang melaporkan kepada kepolisian sponsor ilegal asal Cipendeuy, dikarenakan ingin memberangkatkan TKI asal Subang namun berhasil dicegah. Catatan kelam Tenaga Kerja Indonesia (TKI), sebanyak 54 TKI meninggal dunia sejak tahun 2017 hingga 2019.

Kasie Bina Penta TKI Disnakertrans Subang H. Indra Suparman membenarkan hal tersebut. Disnakertrans mempolisikan salah satu sponsor asal Cipendeuy yang bernama Rokayah. Pasalya, sponsor tersebut merekrut TKI asal kabupaten Subang untuk berangkat ke Arab Saudi. Padahal negara tersebut masih moratorium, sehingga ilegal. Beruntung pihak Disnakertrans Subang berhasil menggagalkannya, namun pelaporan ke kepolsiian terus berjalan dikarenakan banyak sponsor TKI yang tidak kapok untuk memberangkatkan TKI asal Subang. “Kami sempat gagalkan pemberangkatan tersebut, namun tetap kami laporkan ke kepolisian,” katanya.

BACA JUGA:  Tunggu Kebijakan Perekrutan Tenaga Kerja Pelabuhan Patimban

Pertumbuhan pemberangkatan TKI asal Kabupaten Subang ke luar negeri, kata dia, banyak didominasi Ke Negara Malaysia dan Taiwan. Pertumbuhan bisa dilihat tahun 2016 ada sebanyak 7.328 orang, tahun 2017 ada 8.276 tahun 2018 ada 8.376 orang dan 2019 ada 4.140 orang. “Pertumbuhan terus meningkat, mungkin dikarenakan banyaknya yang tertarik bekerja ke luar negeri,” terangnya.